Usut Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

Jum'at, 04 Juli 2025 - 11:41 WIB
loading...
Usut Pengeroyokan Perwira...
Polisi menyelidiki rekaman kamera CCTV dalam kasus pengeroyokan terhadap Letda Abu Yamin, perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang, Jawa Timur. Foto/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Polisi menyelidiki rekaman kamera CCTV dalam kasus pengeroyokan terhadap Letda Abu Yamin, perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang, Jawa Timur. Diketahui video rekaman CCTV saat pengeroyokan di Terminal Arjosari beredar di media sosial.

Dari rekaman video itu terlihat jelas korban Letda Abu Yamin dikeroyok oleh para pelaku yang berjumlah lebih dari 7 orang. Terlihat korban awalnya berada di depan bus PO Manggala di jalur keberangkatan bus Patas Jawa Timur, tapi tiba-tiba dikeroyok oleh beberapa orang setelah sempat terlibat adu mulut.

Baca juga: Perwira TNI AL Dikeroyok Preman di Terminal Arjosari Malang, Begini Kronologinya

Korban yang mengenakan jaket biru tanpa ampun dihajar beberapa orang, hingga tersungkur ke tanah. Beberapa orang yang ada di lokasi tak bisa berbuat banyak karena terduga pelaku terlihat beringas.



Wakasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Didik Arifianto menyatakan, pihaknya memang sudah mengamankan bukti rekaman kamera CCTV yang terpasang di depan masjid area terminal itu. Serta CCTV dari beberapa titik lain yang didapat.

"Kami juga telah mengamankan beberapa alat bukti. Antara lain rekaman CCTV kejadian pengeroyokan serta baju, jaket, dan celana yang dikenakan ketiga pelaku saat mengeroyok korban, masih penyelidikan," ucap Didik Arifianto, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (4/7/2025).

Sejauh ini petugas sudah memintai keterangan sebanyak lima orang saksi, termasuk satu orang korban yakni Letda Abu Yamin sendiri. Sedangkan tiga orang saksi terbaru yakni petugas terminal serta dua orang dari kru bus.

Baca juga: 3 Pelaku Pengeroyokan Perwira TNI AL di Terminal Arjosari Malang Ditangkap

"Kami memeriksa tiga saksi tambahan. Yaitu, satu saksi merupakan petugas Terminal Arjosari dan dua saksi lainnya dari Perusahaan Otobus (PO)," ujarnya.

Sejauh ini dari sekitar 15 terduga pelaku pengeroyokan sesuai pengakuan korban, baru tiga orang yang ditangkap. Ketiganya berinisial MA, DS, dan MNH, masih berada di Polda Jatim. Diketahui, penahanan mereka dipindahkan sementara atas faktor keamanan.

"Tiga orang pelaku pengeroyokan sudah kami amankan dan saat ini masih ditahan di Polda Jatim dengan alasan keamanan. Sedangkan untuk dua pelaku lainnya, masih kami lakukan pengejaran," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden pengeroyokan terjadi di Terminal Arjosari Malang, melibatkan salah satu anggota TNI AL aktif yang diduga dikeroyok oleh sejumlah orang jupang, pada Kamis malam (26/6/2025). Pengeroyokan ini terekam kamera ponsel salah satu orang di lokasi kejadian, dan viral beredar di media sosial.

Terlihat terduga korban itu mengalami luka parah di kepala hingga darahnya berceceran di depan jalur keberangkatan bus Patas jurusan Surabaya. Insiden berusaha dilerai oleh beberapa orang lainnya, hingga akhirnya korban diamankan oleh petugas terminal untuk dievakuasi ke sekitar ruang tunggu terminal.

Sejauh ini sudah ada tiga pelaku yang diamankan oleh petugas gabungan dari Polresta Malang dan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL). Ketiga yakni Ahmad Maulana (31), Roni Sejati (25), dan Nurul Hudi (29) yang merupakan warga Gang Permadi, Jalan Muharto, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Bro Ron Rangkul Pemukulnya:...
Bro Ron Rangkul Pemukulnya: Ada Miskomunikasi
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
DPR Desak Polisi Tangkap...
DPR Desak Polisi Tangkap Semua Pelaku Pengeroyokan Pelajar hingga Tewas di Bantul
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Rekomendasi
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Cape Verde Tantang Argentina...
Cape Verde Tantang Argentina di Babak 32 Besar, Akankah Kejutan Berlanjut?
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved