Mencekam! Kesaksian Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya, Cuma 3 Menit Kapal Langsung Tenggelam

Kamis, 03 Juli 2025 - 23:14 WIB
loading...
Mencekam! Kesaksian...
Samsul Hidayat, salah satu korban selamat menuturkan saat KMP Tunu Pratama Jaya diterjang ombak tinggi, mesin mati hingga akhirnya kapal berpenumpang 65 orang itu tenggelam. Foto/Avirista Midaada
A A A
BANYUWANGI - Detik-detik KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali diceritakan oleh salah satu penumpang. Saat itu memang ombak di perairan Selat Bali sedang dalam kondisi tinggi.

Mencekam! Kesaksian Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya, Cuma 3 Menit Kapal Langsung Tenggelam


Tingginya ombak bahkan membuat air masuk ke dalam dek kapal tempat dimana kendaraan terparkir. Terlihat dari rekaman video yang beredar di media sosial (medsos) yang terkonfirmasi itu adalah video KMP Tunu Pratama Jaya sebelum tenggelam.

Baca juga: Kronologi KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali

Tampak memang air sudah mulai masuk ke dalam dek bawah tempat kendaraan parkir. Tingginya gelombang yang mengguncang membuat sebuah truk bergoyang-goyang, mengikuti gerakan kapal yang diombang-ambing oleh ombak. Banyak penumpang yang mulai berteriak-teriak panik karena diguncang ombak.



Samsul Hidayat, salah satu korban selamat menuturkan, saat itu memang kapal baru berlayar sekitar 30 menit dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali. Ketika kapal di tengah Selat Bali, tiba-tiba ombak besar menghantam.

"Posisi di tengah sudah mulai tinggi gelombang, air masuk ke kapal," kata Samsul Hidayat, ditemui di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis malam.

Setelah itu mobil-mobil di dalam dek bawah, langsung bergoyang-goyang. Banyak kendaraan yang bergeser karena terpaan ombak, hingga tiba-tiba mesin mati seketika. Kondisi itu membuat penumpang panik, termasuk dirinya.

Baca juga: Presiden Prabowo Perintahkan Basarnas Segera Evakuasi Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya

"Mobil-mobil banyak yang geser ada gelombang lagi mesin langsung mati. Hitungan cuma 3 menit kapal sudah langsung tenggelam, prosesnya cepat sekali, saya sampai nggak bisa cerita panjang lebar," kata pria asal Banyuwangi ini.

Melihat kapal mulai oleng dan miring, ia dan banyak penumpang lainnya melompat ke dalam laut. Ia berusaha mempertahankan hidupnya dengan menggapai jaket keselamatan yang juga turut jatuh ke Selat Bali.

"Saya di tengah laut sama orang-orang di laut kurang lebih 5 jam, jam 5 pagi baru ditolong nelayan," tukasnya.

Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya sekitar pukul 00.15 WITA pada Kamis (3/7/2025) muncul kode merah dari tim operator Pelabuhan Gilimanuk dan salah satu nahkoda kapal lain, terhadap. KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal.

Sekitar pukul 00.19 WITA KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan mengalami black out alias insiden di tengah laut. Total ada sebanyak 53 penumpang dalam manifes, dan 12 kru kapal yang bertugas. Kapal itu juga membawa 22 kendaraan berbagai macam jenis.

Dari total jumlah penumpang tersebut, hingga Kamis malam pukul 19.00 WIB, sudah ada 29 orang yang dinyatakan selamat, enam orang ditemukan meninggal, dan 30 orang masih dalam tahap pencarian.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Awak Kapal Gandha...
7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Ditemukan Selamat
Kapal Gandha Nusantara...
Kapal Gandha Nusantara 17 Tenggelam, 7 Orang Hilang
Tim SAR Gabungan Tutup...
Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian Korban KM Putri Sakinah
3 Jasad Turis Spanyol...
3 Jasad Turis Spanyol Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah Ditemukan di Labuan Bajo
1 Jenazah WNA Spanyol...
1 Jenazah WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Ditemukan
3 Turis Spanyol Korban...
3 Turis Spanyol Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Belum Ditemukan, Pencarian Diperpanjang 4 Hari
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Rekomendasi
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved