Bina Insan Mulia Cirebon Wisuda 309 Hafiz-Hafizah, Hafal Qur'an Hanya dalam 4 Bulan

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:43 WIB
loading...
Bina Insan Mulia Cirebon...
Ratusan santri Pesantren Bina Insan Mulia (BIM) Cirebon mengikuti Wisuda Tahfiz Al-Quran BIMAQU yang digelar pada 28-29 Juni 2025. FOTO/IST
A A A
CIREBON - Pesantren Bina Insan Mulia (BIM) Cirebon kembali menorehkan prestasi dalam dunia pendidikan tahfiz. Dengan metode unggulan BIMAQU, sebanyak 309 dari 822 santri berhasil menghafal Al-Qur'an 30 juz hanya dalam waktu 4 bulan.

Capaian membanggakan ini disampaikan langsung oleh Pengasuh Pesantren, KH. Imam Jazuli. "Dari total 822 santri yang mengikuti program, ada 309 santri atau sekitar 38% yang hafal 30 juz. Sisanya pun tetap menunjukkan pencapaian luar biasa, seperti 25, 20, hingga 5 juz," kata Kiai Imam Jazuli dalam keterangannya, Minggu (29/6/2025).

Secara rinci, dari Pesantren Bina Insan Mulia 1, sebanyak 460 santri mengikuti program dan 156 di antaranya berhasil hafal 30 juz. Sementara di Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2, dari 362 santri, sebanyak 153 orang juga meraih capaian yang sama.

Puncak syukur atas pencapaian ini dirayakan dalam acara Wisuda Tahfiz Al-Qur'an BIMAQU yang digelar di Saphire Ballroom, Aston Hotel & Convention Center, pada 28-29 Juni 2025. Acara ini dihadiri lebih dari 2.130 orang, terdiri dari santri, wali santri, dan para guru.

Dalam acara tersebut, Kiai Imam Jazuli mengapresiasi para guru tahfiz dengan memberikan hadiah sebesar USD6.500 atau setara Rp100 juta. "Ini bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka: kurang tidur, kurang istirahat, dan waktu keluarga demi menyimak setoran hafalan santri," tuturnya.

Metode BIMAQU, yang merupakan singkatan dari Bina Insan Mulia Quranic Method, telah diterapkan selama beberapa tahun terakhir dan telah mencetak ribuan hafiz-hafizah. Para lulusan program ini juga telah melanjutkan studi ke berbagai kampus ternama, baik di dalam negeri maupun Timur Tengah. Bahkan, BIM 1 pernah dinobatkan sebagai pesantren dengan jumlah hafidz terbanyak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Selain kecepatan dalam menghafal, program tahfiz ini diberikan secara gratis kepada seluruh santri. "Dulu saya harus keluarkan Rp20 juta untuk anak saya agar bisa hafal Al-Qur'an. Di BIM ini, santri bisa hafal tanpa biaya," tutur Kiai Imam sebagai bentuk kepedulian sosial pesantren.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hafalan ini belum mencapai level mutqin (hafalan yang kokoh dan matang). "Mutqin itu proses seumur hidup. Namun hafalan 30 juz ini sudah menjadi bekal penting untuk studi lanjut, terutama ke Timur Tengah," ujarnya.

Kepada para wali santri, Kiai Imam menekankan pentingnya rasa syukur yang dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar ucapan. Ia juga mengingatkan para santri agar tidak hanya berhenti pada hafalan, tetapi juga memahami isi Al-Qur'an. "Jangan sampai hanya hafal, tapi tidak paham, karena bisa tergelincir pada sikap merasa paling benar dan menyalahkan orang lain," pesannya.

Sementara kepada santri yang belum hafal 30 juz, ia memberikan motivasi. "Kalian tetap luar biasa. Saya sendiri saat di Mesir hanya hafal 8 juz. Anak-anak saya pun bukan hafiz dari pesantren ini, tapi dari pesantren lain," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Rekomendasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Berita Terkini
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan Persija Ale
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved