Dapur MBG Higienis, Makanan Aman dan Sehat
Kamis, 26 Juni 2025 - 14:37 WIB
loading...
Para petugas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Cilegon, Banten sudah sibuk bekerja sejak dini hari.
A
A
A
CILEGON - Para petugas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Keserangan Rawa Arum Nomor 76, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, Banten sudah sibuk bekerja sejak dini hari. Dengan cekatan, mereka berjibaku memproduksi ribuan porsi makanan yang tak hanya enak, tapi juga bergizi.
Mulai dari memilih bahan makanan berkualitas, membersihkan setiap peralatan, memasak, hingga mengemas makanan untuk menu makanan bergizi gratis (MBG). Tahapan demi tahapan dikerjakan dengan teliti dan higienis.
Para pekerja wajib mengenakan alat pelindung diri berupa masker, penutup rambut, dan sarung tangan. Peralatan yang digunakan pun harus benar-benar steril. Usai dikemas, makanan siap diantarkan ke sejumlah sekolah.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis Bikin Warga Kafamenanu NTT Semringah, Stefanus Tak Takut Lagi Kelaparan
“Untuk peralatannya kita memakai bahan-bahan Stainless biar cepat bersihnya. Harus teliti mengelola makanannya. Begitu datang bahan baku, dibersihkan, langsung dipotong, dicuci, langsung dimasukkan ke kulkas,” kata Koki MBG Mahmud dikutip Kamis (26/6/2025).
Baca juga: Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Pemkab Bogor Jamin Kualitas Mutu Makanan
Hal senada dikatakan oleh Pegawai SPPG Cilegon Nuvis Purnama. “Pertama, dapur harus selalu bersih, itu nomor satu, itu sudah saklek itu harus benar-benar harus bersih sesudah dan sebelum. Jadi, salah satunya agar higienis itu,” ujarnya.
Dapur ini bisa memproduksi 2.500 porsi makanan per hari untuk 14 sekolah. Agar tak membosankan, menu yang disajikan pun beragam dan sudah pasti memenuhi prinsip gizi seimbang.
Mulai dari memilih bahan makanan berkualitas, membersihkan setiap peralatan, memasak, hingga mengemas makanan untuk menu makanan bergizi gratis (MBG). Tahapan demi tahapan dikerjakan dengan teliti dan higienis.
Para pekerja wajib mengenakan alat pelindung diri berupa masker, penutup rambut, dan sarung tangan. Peralatan yang digunakan pun harus benar-benar steril. Usai dikemas, makanan siap diantarkan ke sejumlah sekolah.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis Bikin Warga Kafamenanu NTT Semringah, Stefanus Tak Takut Lagi Kelaparan
“Untuk peralatannya kita memakai bahan-bahan Stainless biar cepat bersihnya. Harus teliti mengelola makanannya. Begitu datang bahan baku, dibersihkan, langsung dipotong, dicuci, langsung dimasukkan ke kulkas,” kata Koki MBG Mahmud dikutip Kamis (26/6/2025).
Baca juga: Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Pemkab Bogor Jamin Kualitas Mutu Makanan
Hal senada dikatakan oleh Pegawai SPPG Cilegon Nuvis Purnama. “Pertama, dapur harus selalu bersih, itu nomor satu, itu sudah saklek itu harus benar-benar harus bersih sesudah dan sebelum. Jadi, salah satunya agar higienis itu,” ujarnya.
Dapur ini bisa memproduksi 2.500 porsi makanan per hari untuk 14 sekolah. Agar tak membosankan, menu yang disajikan pun beragam dan sudah pasti memenuhi prinsip gizi seimbang.
(rca)
Lihat Juga :