Peringati Hari Lingkungan Hidup, Sambu Group Edukasi Siswa Kelola Sampah
Jum'at, 13 Juni 2025 - 16:40 WIB
loading...
Peringati Hari Lingkungan Hidup, siswa Sekolah Dwipa Abadi diajarkan cara mengelola sampah dan menanam mangrove. Foto/istimewa
A
A
A
RIAU - Memaknai Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang jatuh setiap 5 Juni, Sambu Group yang merupakan perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) melalui unit usahanya, PT Pulau Sambu di Guntung mengedukasi para siswa bagaimana mengelola sampah dan menanam mangrove.
Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama kegiatan yang bertajuk “School Less Waste” dihelat di Sekolah Dwipa Abadi di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir Riau.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya ramah lingkungan dan mengurangi sampah di lingkungan sekolah. Kegiatan yang melibatkan seluruh warga Sekolah Dwipa Abadi tersebut bertekad membantu menciptakan lingkungan sehat bersih lestari sejak dini.
Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Luncurkan Pertamax Green 95 di Jawa Tengah
Pada tahap kedua diagendakan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yakni 5 Juni 2025 melalui penanaman bibit mangrove di pesisir pantai Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kegiatan ini mengusung tema “Tanam Mangrove Hari Ini, Lindungi Pesisir Esok Hari”. Sebanyak 1.400 bibit mangrove jenis Avicennia berhasil ditanam bersama lebih dari 200 peserta yang antusias ikut turun langsung ambil bagian dalam penghijauan pesisir.
Baca juga: Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 1 Juta Mangrove Ditanam di Tanjung Ulie
Corporate Communication Manager Sambu Group Dwianto Arif menjelaskan, kegiatan penanaman mangrove ini menjadi wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan, terutama ekosistem pesisir.
"Mangrove memiliki banyak manfaat yang sangat penting untuk melindungi wilayah pesisir dari abrasi pantai, mencegah intrusi laut, menjaga habitat berbagai macam satwa, dan mendukung kehidupan masyarakat sekitar,” ungkap Dwianto Arif.
Menurut Dwianto Arif, kegiatan ini juga sejalan dengan pilar kelestarian lingkungan yang selalu dipegang teguh oleh Sambu Group dalam menjalankan usahanya. “Kami berharap inisiasi ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup, khususnya di Indragiri Hilir” tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada tahap ketiga, yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2025 bertempat di Kantor Desa Air Tawar.
Pada tahap ini, tema yang diusung adalah “Green at Home”, yang berfokus pada edukasi pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan pelatihan praktis mengenai cara membuat kompos dan Eco-Enzyme secara mandiri, sebagai upaya memangkas volume sampah rumah tangga sekaligus memanfaatkan limbah organik menjadi produk bermanfaat.
“Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran lebih dalam mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya demo pembuatan kompos dan Eco-Enzyme, diharapkan masyarakat dapat langsung mempraktikkannya di rumah secara tepat,” jelas Dwianto Arif.
Melalui tiga kegiatan ini, Sambu Group menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda lingkungan global sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Lingkungan hidup adalah warisan berharga yang harus dijaga bersama. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, semoga kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan masa depan yang lestari dan berkelanjutan,” katanya.
Danramil 06 Kateman Lettu Inf. Delmy Armansyah yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian PT Pulau Sambu di Guntung terhadap kelestarian lingkungan.
“Kami mendukung penuh aksi nyata seperti ini. Pohon mangrove dapat mengurangi dampak risiko banjir. Sistem perakaran yang kuat dapat membantu meredam gelombang air laut, sehingga mengurangi kerusakan akibat banjir pasang. Penanaman mangrove ini akan memberi rasa aman dan nyaman warga dari ancaman bencana,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama kegiatan yang bertajuk “School Less Waste” dihelat di Sekolah Dwipa Abadi di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir Riau.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya ramah lingkungan dan mengurangi sampah di lingkungan sekolah. Kegiatan yang melibatkan seluruh warga Sekolah Dwipa Abadi tersebut bertekad membantu menciptakan lingkungan sehat bersih lestari sejak dini.
Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Luncurkan Pertamax Green 95 di Jawa Tengah
Pada tahap kedua diagendakan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yakni 5 Juni 2025 melalui penanaman bibit mangrove di pesisir pantai Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kegiatan ini mengusung tema “Tanam Mangrove Hari Ini, Lindungi Pesisir Esok Hari”. Sebanyak 1.400 bibit mangrove jenis Avicennia berhasil ditanam bersama lebih dari 200 peserta yang antusias ikut turun langsung ambil bagian dalam penghijauan pesisir.
Baca juga: Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 1 Juta Mangrove Ditanam di Tanjung Ulie
Corporate Communication Manager Sambu Group Dwianto Arif menjelaskan, kegiatan penanaman mangrove ini menjadi wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan, terutama ekosistem pesisir.
"Mangrove memiliki banyak manfaat yang sangat penting untuk melindungi wilayah pesisir dari abrasi pantai, mencegah intrusi laut, menjaga habitat berbagai macam satwa, dan mendukung kehidupan masyarakat sekitar,” ungkap Dwianto Arif.
Menurut Dwianto Arif, kegiatan ini juga sejalan dengan pilar kelestarian lingkungan yang selalu dipegang teguh oleh Sambu Group dalam menjalankan usahanya. “Kami berharap inisiasi ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup, khususnya di Indragiri Hilir” tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada tahap ketiga, yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2025 bertempat di Kantor Desa Air Tawar.
Pada tahap ini, tema yang diusung adalah “Green at Home”, yang berfokus pada edukasi pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan pelatihan praktis mengenai cara membuat kompos dan Eco-Enzyme secara mandiri, sebagai upaya memangkas volume sampah rumah tangga sekaligus memanfaatkan limbah organik menjadi produk bermanfaat.
“Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran lebih dalam mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya demo pembuatan kompos dan Eco-Enzyme, diharapkan masyarakat dapat langsung mempraktikkannya di rumah secara tepat,” jelas Dwianto Arif.
Melalui tiga kegiatan ini, Sambu Group menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda lingkungan global sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Lingkungan hidup adalah warisan berharga yang harus dijaga bersama. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, semoga kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan masa depan yang lestari dan berkelanjutan,” katanya.
Danramil 06 Kateman Lettu Inf. Delmy Armansyah yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian PT Pulau Sambu di Guntung terhadap kelestarian lingkungan.
“Kami mendukung penuh aksi nyata seperti ini. Pohon mangrove dapat mengurangi dampak risiko banjir. Sistem perakaran yang kuat dapat membantu meredam gelombang air laut, sehingga mengurangi kerusakan akibat banjir pasang. Penanaman mangrove ini akan memberi rasa aman dan nyaman warga dari ancaman bencana,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :