Pemkab Gresik Dinilai Gagal Kendalikan Timbunan Sampah Plastik

Selasa, 08 September 2020 - 14:29 WIB
loading...
Pemkab Gresik Dinilai...
Mahasisi UIN Surabaya saat surati Bupati Gresik. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
A A A
GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dinilai gagal mengendalikan timbunan sampah plastik . Sebab, di Bengawan Solo ditemukan kandungan limbah mikroplastik air.

Koordinator TCC-Trach Control Community, Ziadatur Rizqiah. Mahasiswi asal UIN Surabaya itu menyebut jika gresik sudah darurat sampah plastik. (Baca juga: Kisah Desa Tertinggal di Gresik yang Jadi Desa Miliarder )

"Temuannya kami membuktikan bahwa Pemkab Gresik gagal kendalikan timbunan sampah plastik, terutama di Bengawan Solo dan Brantas Hilir," kata Mahasiswi Jurusan Biologi Semester V tersebut. (Baca juga: Penerapan Sukarela, Komitmen Kurangi Sampah Plastik Tak Maksimal )

Ziadatur sapaan akrabnya menyebutkan, selama bulan Agustus 2020 lalu bersama timnya telah melakukan inventarisasi timbunan sampah di Bengawan Solo, Kecamatan Bungah, Sidayu dan Ujungpangkah.

Sementara di wilayah Brantas, sampling diambil di Wringinanom dan Driyorejo. Hasilnya, ditemukan lebih dari 54 timbunan sampah di sempadan Sungai.

"Padahal sempadan Sungai daerah lindung dan dilarang dijadikan tempat sampah," kata dia.

Pihaknya berharap, Bupati Gresik Sambari memprioritaskan penanganan sampah plastik dengan membentuk relawan pengontrol. Juga memberlakukan patroli sungai derta membuat regulasi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai seperti tas kresek, botol minum plastik, sachet, sedotan dan styrofoam.

"Kondisi sampah di Gresik sangat menghawatirkan. Karena kami menemukan kontaminasi mikroplastik dalam udang dan ikan yang sering dikonsumsi warga," pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Komitmen Pengelolaan...
Komitmen Pengelolaan Lingkungan, PGN Kelola Sampah Plastik
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Safari Ramadan, Pertamina...
Safari Ramadan, Pertamina Lubricants Santuni 130 Anak Yatim di Gresik
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Inisiatif Hijau Ajinomoto...
Inisiatif Hijau Ajinomoto Perkuat Kesejahteraan Berkelanjutan
Dukung Pengurangan Sampah...
Dukung Pengurangan Sampah Plastik, 1.500 Takjil Dibagi dengan Kemasan Ramah Lingkungan
Rekomendasi
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Berita Terkini
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved