Perdana BUMA Salurkan 10.000 Ton Minyak Sawit, Wujud GP Ansor Kawal Ketahanan Pangan

Senin, 09 Juni 2025 - 18:36 WIB
loading...
Perdana BUMA Salurkan...
BUMA resmi melepas distribusi perdana 10.000 ton minyak residu sawit untuk wilayah Sumbagsel di UIN Raden Intan Lampung, Minggu (8/6/2025). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BANDAR LAMPUNG - GP Ansor berkomitmen mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan nasional. Beranggotakan lebih dari 8 juta orang, GP Ansor memiliki daya jangkau dan sumber daya manusia yang cukup besar untuk terlibat langsung dalam program-program pembangunan, termasuk di bidang pangan .

“Lampung menjadi bagian dari supporting program pemerintah terkait dengan lumbung pangan nasional. Oleh karena itu, GP Ansor sudah mencanangkan perlunya penguatan ekonomi kader, salah satunya di sektor pangan,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H Addin Jauharudin saat menghadiri inaugurasi Pimpinan Wilayah GP Ansor Lampung di Ballroom UIN Raden Intan Lampung, Minggu (8/6/2025). Baca juga: Perum Bulog Tegaskan Komitmen dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Menurut Addin, Lampung memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Karenanya, kader GP Ansor didorong untuk berperan aktif dalam sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan melalui empat bidang usaha utama: sebagai penyuluh, pelaku, pengelola logistik, dan pengelola limbah.

“Lampung sebagai pusat pertumbuhan pangan, sahabat-sahabat harus mulai memaksimalkan sumber daya alam mana yang paling relevan sesuai dengan kondisi daerah. Kita konsolidasikan kekuatan kita, sehingga ekonomi Ansor tumbuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Addin menyoroti kekuatan Lampung sebagai sentrum pergerakan Nahdlatul Ulama (NU) di Pulau Sumatera. Posisi ini, menurutnya, memberi kemudahan dalam melakukan konsolidasi organisasi dan kaderisasi untuk memperkuat pembangunan wilayah dan kontribusi nasional, termasuk dalam sektor pangan.

“Harapan kita besar, bagaimana Lampung ke depan lebih terorganisir dan terarah membangun militansi kekuatan dan kebesaran NU. Maka nanti Lampung ke depan, kita coba menginisiasi menjadi sentrum penguatan pendidikan, diklat-diklat, untuk pembangunan wilayah Sumatera Selatan dan Sumatera pada umumnya,” jelasnya.

Tak hanya di sektor pangan, Addin juga memberikan tiga arahan strategis untuk kader Ansor di Lampung. Pertama, memanfaatkan suasana kondusif hingga 2029 untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Kedua, membangun lembaga pendidikan modern bertaraf internasional. Ketiga, memperluas persebaran komoditas ekonomi.

“Kita ketahui saat ini adalah kondisi kondusif, tidak ada agenda politik. Semua agenda organisasi kita tata selama 3–4 tahun ke depan. Jika sudah ditata dengan baik, maka 2029 yang memang mengambil jalur politik sudah kita siapkan sejak sekarang. Saya yakin tidak ada yang mustahil,” tandasnya.

Distribusi Perdana 10.000 Ton Minyak Residu Sawit
Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, GP Ansor juga mencatat tonggak sejarah baru melalui langkah strategis Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) yang resmi melepas distribusi perdana 10.000 ton minyak residu sawit untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Distribusi ini dilakukan anak perusahaan BUMA, PT Energi Residu Indonesia (Erindo) di UIN Raden Intan Lampung, Minggu (8/6/2025).

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Erindo dan perusahaan asal Tiongkok, Chongqing One Oath Co.Ltd., sebagai bagian dari strategi memperluas kemitraan internasional dalam pengelolaan dan distribusi energi berbasis minyak residu sawit.

“Langkah BUMA melalui PT Erindo ini menunjukkan bahwa GP Ansor juga aktif membangun kekuatan ekonomi strategis. Pelepasan minyak residu sawit ini adalah simbol dari kerja nyata, bukan retorika. Kita ingin Ansor hadir dan memimpin dalam sektor-sektor masa depan bangsa,” ujar Addin.

BUMA merupakan holding usaha strategis milik GP Ansor. BUMA bertugas mengelola berbagai lini usaha yang potensial dan relevan dengan masa depan energi, pangan, dan logistik nasional.

Sementara itu, PT Erindo adalah anak perusahaan BUMA yang bergerak di sektor energi terbarukan berbasis minyak residu sawit. Menjadi satu-satunya anak perusahaan BUMA yang berbasis di luar Jakarta, tepatnya di Lampung.

CEO BUMA, Firmana Tri Andika menegaskan, langkah ini menunjukkan komitmen GP Ansor dalam memperkuat ekonomi daerah dengan mendekatkan aktivitas bisnis ke pusat-pusat produksi komoditas strategis. Erindo adalah bukti bahwa BUMA terus bertumbuh, adaptif, dan progresif. Baca juga: Langkah Konkret Ansor Jatim Bangun Ekosistem Ekonomi Berbasis Agrikultur

”Kami percaya Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi simpul logistik energi berbasis sawit. Ini bukan sekadar bisnis, tapi bagian dari pergerakan besar membangun kemandirian energi dan ekonomi anak muda,” katanya.

Dirut PT Erindo, Sutarwi, menambahkan perusahaan saat ini telah beroperasi dengan kapasitas distribusi sebesar 10.000 metrik ton (MT) per bulan. Ke depan, kapasitas ini akan ditingkatkan secara signifikan.

Dengan inisiatif ini, GP Ansor melalui BUMA terus memperkuat posisi strategisnya dalam sektor energi alternatif berbasis komoditas lokal, sekaligus membuka ruang kemitraan global yang berkeadilan dan berkelanjutan.“Kami akan meningkatkan volumenya menjadi 30.000 MT per bulan dalam dua bulan ke depan. Sejalan dengan rencana ekspansi dan peningkatan kapasitas rantai pasok,” jelasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Rekomendasi
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved