2 Jenazah Korban Penembakan Brutal KKB di Jayawijaya Diterbangkan ke Purwakarta
Kamis, 05 Juni 2025 - 13:37 WIB
loading...
Dua jenazah korban penembakan brutal oleh KKB di Kwantapo, Asotipo, Jayawijaya, Papua Pegunungan dipulangkan ke Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (5/6/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAYAWIJAYA - Dua jenazah korban penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan dipulangkan ke kampung halamannya di Purwakarta, Jawa Barat hari ini, Kamis (5/6/2025). Kedua korban diketahui bernama Rahmat Hidayat (45) dan Saepudin (39).
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menjelaskan, jasad kedua korban diterbangkan ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat melalui Bandara Wamena.
Baca juga: 2 Pekerja Bangunan Gereja Asal Purwakarta Tewas Ditembak KKB
“Menggunakan pesawat Trigana Cargo dengan nomor registrasi PK-YSV sekitar pukul 08.45 WIT,” kata Faizal dalam keterangannya Kamis (5/6/2025).
Ia menerangkan, jenazah tiba di Bandara Sentani, Jayapura pada pukul 09.40 WIT dan langsung dipindahkan ke Gudang Kargo Garuda untuk proses pengiriman lebih lanjut menuju Jakarta.
“Penerbangan dari Bandara Sentani menuju Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan pada hari yang sama pada pukul 14.00 WIT menggunakan layanan kargo Garuda Indonesia,” jelas dia.
Faizal menegaskan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Baca juga: Oknum Polisi Penjual Amunisi ke KKB di Papua Pegunungan Ditangkap
Sebelumnya, aksi penembakan itu diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Rabu (4/6/2025).
“Kedua korban meninggal dunia di tempat saat tengah mengerjakan pembangunan Gereja GKI Imanuel Kampung Kwantapo,” kata Faizal dalam keterangannya Rabu (4/6/2025).
Ia menerangkan, penembakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIT, yang diduga dilakukan oleh dua pria bersenjata yang melintas dan langsung menembaki para korban.
Kedua korban merupakan warga asal Purwakarta, Jawa Barat tewas di tempat. Salah satu korban mengalami luka tembak di kepala yang menembus mata kiri, sementara korban lainnya tertembak di bagian ketiak kiri hingga tembus lengan.
“Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban sempat berusaha melarikan diri sebelum akhirnya dikejar dan dieksekusi oleh pelaku,” ujarnya.
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menjelaskan, jasad kedua korban diterbangkan ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat melalui Bandara Wamena.
Baca juga: 2 Pekerja Bangunan Gereja Asal Purwakarta Tewas Ditembak KKB
“Menggunakan pesawat Trigana Cargo dengan nomor registrasi PK-YSV sekitar pukul 08.45 WIT,” kata Faizal dalam keterangannya Kamis (5/6/2025).
Ia menerangkan, jenazah tiba di Bandara Sentani, Jayapura pada pukul 09.40 WIT dan langsung dipindahkan ke Gudang Kargo Garuda untuk proses pengiriman lebih lanjut menuju Jakarta.
“Penerbangan dari Bandara Sentani menuju Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan pada hari yang sama pada pukul 14.00 WIT menggunakan layanan kargo Garuda Indonesia,” jelas dia.
Faizal menegaskan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Baca juga: Oknum Polisi Penjual Amunisi ke KKB di Papua Pegunungan Ditangkap
Sebelumnya, aksi penembakan itu diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Rabu (4/6/2025).
“Kedua korban meninggal dunia di tempat saat tengah mengerjakan pembangunan Gereja GKI Imanuel Kampung Kwantapo,” kata Faizal dalam keterangannya Rabu (4/6/2025).
Ia menerangkan, penembakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIT, yang diduga dilakukan oleh dua pria bersenjata yang melintas dan langsung menembaki para korban.
Kedua korban merupakan warga asal Purwakarta, Jawa Barat tewas di tempat. Salah satu korban mengalami luka tembak di kepala yang menembus mata kiri, sementara korban lainnya tertembak di bagian ketiak kiri hingga tembus lengan.
“Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban sempat berusaha melarikan diri sebelum akhirnya dikejar dan dieksekusi oleh pelaku,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :