Gelar Tradisi Tolak Bala, Warga Nyaris Ricuh Saat Bagi Beras

loading...
Gelar Tradisi Tolak Bala, Warga Nyaris Ricuh Saat Bagi Beras
Warga berdesakan di Pasar Sentral Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Foto/iNews TV/Amnar Sengkang
WAJO - Tradisi tolak bala untuk mencegah COVID-19, yang digelar pedagang Pasar Sentral Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatang, nyaris dilanda kericuhan saat warga berdesakan dalam pembagian beras gratis.

(Baca juga: Bebannya Terlalu Berat, Jembatan di Medan Rawan Ambruk)

Dalam kegiatan tradisi tersebut, dibagikan 5 Kg beras kepada ratusan warga kurang mampu. Sayangnya, saat pembagian beras tersebut warga tidak mengindahkan protokol kesehatan COVID-19, dan berdesakan hingga nyaris memicu kericuhan.

Warga takut kehabisan beras, sehingga merangsek maju untuk segera mendapatkan beras yang dibagikan. Beruntung petugas TNI/Polri yang ada di lokasi sigap melakukan langkah antisipasi, dan menenangkan warga yang berdesakan.



Salah seorang pedagang Pasar Sentral Sengkang, Sudirman Beddu mengaku, tradisi tolak bala ini telah dilakukan secara turun-temurun dengan membagikan beras kepada warga kurang mampu.

(Baca juga: Resepsi Pernikahan di Grobogan Terapkan Protokol Kesehatan)

"Tradisi ini diyakini dapat menolak segala bentuk mara bahaya, termasuk dimasa pandemi COVID-19 ini, sehingga aktivitas berjualan para pedagang di pasar ini bisa berjalan lancar," tegasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top