18 Korban Tewas Longsor di Gunung Kuda Dievakuasi, Pencarian Dihentikan Sementara
Minggu, 01 Juni 2025 - 13:27 WIB
loading...
Lokasi longsor Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, masih dijaga petugas gabungan. Foto/Muslimin
A
A
A
CIREBON - Tim gabungan kembali menemukan satu jenazah korban longsor di kawasan Gunung Kuda , Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (1/6/2025). Penemuan ini menambah jumlah korban yang berhasil dievakuasi menjadi 18 orang dari total 25 korban yang dilaporkan tertimbun material longsor.
Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron mengatakan, jenazah yang ditemukan pada hari ketiga proses evakuasi tersebut diketahui bernama Nalo Sanjaya (53). "Tepatnya tadi pukul 10.41 WIB, Alhamdulillah kami berhasil menemukan satu lagi jenazah atas nama Nalo Sanjaya," ujar Yusron.
Menurutnya, pencarian hari ini difokuskan di sektor tengah, antara sektor A dan B, dekat batu besar yang diduga menjadi tempat para pekerja berkumpul saat longsor terjadi. Proses pencarian turut dibantu oleh anjing pelacak milik Polri, setelah tercium aroma jenazah di sekitar lokasi tersebut. "Dari delapan korban yang kemarin masih dicari, kini tersisa tujuh orang," ujarnya.
Baca Juga: Pemilik dan Kepala Teknik Tambang Jadi Tersangka Longsor Gunung Kuda Cirebon
Yusron menjelaskan, pencarian dilakukan secara hati-hati menyusul tiga kali longsor susulan yang terjadi sejak malam sebelumnya, terutama di sektor timur yang dinilai rawan. "Kami membatasi area pencarian, khususnya di sektor kanan, agar tidak membahayakan personel maupun kendaraan yang melintas," jelasnya.
Sebelum proses pencarian dimulai, tim gabungan juga selalu melakukan survei dan asesmen kelayakan lokasi guna memastikan keselamatan seluruh tim. Hingga kini, upaya evakuasi masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan para relawan.
Terkini, longsor susulan kembali terjadi di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Minggu (1/6/2025) pukul 11.12 WIB. Akibat kejadian tersebut, proses evakuasi yang sedang berlangsung terpaksa dihentikan sementara demi menjaga keselamatan tim penyelamat.
Meski berskala lebih kecil dibanding longsor sebelumnya, pergerakan tanah yang terjadi tetap membahayakan, sehingga seluruh tim evakuasi harus ditarik mundur dari lokasi kejadian. "Ada longsor susulan, sekarang evakuasi dihentikan sementara," ujar seorang jurnalis dari lokasi kejadian.
Sebelum longsor susulan terjadi, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah korban yang tertimbun material longsor. Korban diketahui bernama Nalu Sanjaya (53), warga Desa Kedondong, Kecamatan Dukupuntang.
Selain itu, dua jenazah lain juga telah ditemukan, tetapi belum berhasil diangkat karena kondisi medan yang masih labil dan membahayakan. Hingga hari ketiga pencarian ini, Tim SAR memperkirakan masih ada sekitar lima jenazah lainnya yang tertimbun dan belum ditemukan. Seluruh petugas saat ini bersiaga di lokasi sambil menunggu kondisi kembali aman untuk melanjutkan proses evakuasi.
Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron mengatakan, jenazah yang ditemukan pada hari ketiga proses evakuasi tersebut diketahui bernama Nalo Sanjaya (53). "Tepatnya tadi pukul 10.41 WIB, Alhamdulillah kami berhasil menemukan satu lagi jenazah atas nama Nalo Sanjaya," ujar Yusron.
Menurutnya, pencarian hari ini difokuskan di sektor tengah, antara sektor A dan B, dekat batu besar yang diduga menjadi tempat para pekerja berkumpul saat longsor terjadi. Proses pencarian turut dibantu oleh anjing pelacak milik Polri, setelah tercium aroma jenazah di sekitar lokasi tersebut. "Dari delapan korban yang kemarin masih dicari, kini tersisa tujuh orang," ujarnya.
Baca Juga: Pemilik dan Kepala Teknik Tambang Jadi Tersangka Longsor Gunung Kuda Cirebon
Yusron menjelaskan, pencarian dilakukan secara hati-hati menyusul tiga kali longsor susulan yang terjadi sejak malam sebelumnya, terutama di sektor timur yang dinilai rawan. "Kami membatasi area pencarian, khususnya di sektor kanan, agar tidak membahayakan personel maupun kendaraan yang melintas," jelasnya.
Sebelum proses pencarian dimulai, tim gabungan juga selalu melakukan survei dan asesmen kelayakan lokasi guna memastikan keselamatan seluruh tim. Hingga kini, upaya evakuasi masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan para relawan.
Terkini, longsor susulan kembali terjadi di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Minggu (1/6/2025) pukul 11.12 WIB. Akibat kejadian tersebut, proses evakuasi yang sedang berlangsung terpaksa dihentikan sementara demi menjaga keselamatan tim penyelamat.
Meski berskala lebih kecil dibanding longsor sebelumnya, pergerakan tanah yang terjadi tetap membahayakan, sehingga seluruh tim evakuasi harus ditarik mundur dari lokasi kejadian. "Ada longsor susulan, sekarang evakuasi dihentikan sementara," ujar seorang jurnalis dari lokasi kejadian.
Sebelum longsor susulan terjadi, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah korban yang tertimbun material longsor. Korban diketahui bernama Nalu Sanjaya (53), warga Desa Kedondong, Kecamatan Dukupuntang.
Selain itu, dua jenazah lain juga telah ditemukan, tetapi belum berhasil diangkat karena kondisi medan yang masih labil dan membahayakan. Hingga hari ketiga pencarian ini, Tim SAR memperkirakan masih ada sekitar lima jenazah lainnya yang tertimbun dan belum ditemukan. Seluruh petugas saat ini bersiaga di lokasi sambil menunggu kondisi kembali aman untuk melanjutkan proses evakuasi.
(zik)
Lihat Juga :