KH Yusuf Hasyim Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Kiai Asep: Tokoh Sentral NU dan Militer Santri
Kamis, 29 Mei 2025 - 16:42 WIB
loading...
Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim. Foto/SindoNews
A
A
A
SURABAYA - KH Yusuf Hasyim diusulkan mendapat gelar Pahlawan Nasional . Pengusulan paman KH Abdurrahman Wachid (Gus Dur) itu diinisiasi Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim dan didukung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Untuk mewujudkannya, Kiai Asep panggilan KH Asep Saifuddin Chalim, menggelar istighosah dan seminar di Pondok Amanatul Ummah Surabaya, Rabu (28/5/2025) malam.
Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya forum ini sebagai bagian dari upaya kolektif mengingat jasa para ulama. “Forum ini bukan hanya untuk mendukung gelar Pahlawan Nasional, tapi juga memperkuat ingatan kolektif bangsa atas jasa para ulama,” tegas Khofifah, Kamis (29/5/2025).
Baca juga: Gubernur Khofifah Dukung Usulan KH M Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional
Dia juga menyoroti pentingnya dokumentasi yang lengkap dalam proses pengusulan gelar pahlawan. “Arsip-arsip pahlawan itu harus disimpan dengan baik. Banyak yang diusulkan, tapi arsipnya hilang atau tidak ada,” tambahnya.
Kiai Asep menambahkan KH Yusuf Hasyim dikenal sebagai tokoh sentral Nahdlatul Ulama dan militer santri yang berjasa dalam peristiwa 10 November dan menahan upaya penguasaan Madiun oleh kekuatan asing. “Beliau menyelamatkan Madiun dari potensi menjadi negara bagian penjajah,” ungkap KH Asep.
Baca juga: 30 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan Akhir Mei 2025, Ini Nama dan Posisinya
KH Asep juga menyatakan dokumen-dokumen penting mengenai perjalanan hidup KH Yusuf Hasyim telah disiapkan dan diserahkan sebagai bahan pertimbangan tim peneliti gelar daerah serta Sekretariat Negara.
Salah satu arsip itu adalah buku profil Kiai Yusuf Hasyim yang dirangkum dari sumber-sumber primer. Buku ini ditulis Prof Usep Abdul Matin, Yahya Muhammad dan Ahmad Zubair.
Untuk mewujudkannya, Kiai Asep panggilan KH Asep Saifuddin Chalim, menggelar istighosah dan seminar di Pondok Amanatul Ummah Surabaya, Rabu (28/5/2025) malam.
Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya forum ini sebagai bagian dari upaya kolektif mengingat jasa para ulama. “Forum ini bukan hanya untuk mendukung gelar Pahlawan Nasional, tapi juga memperkuat ingatan kolektif bangsa atas jasa para ulama,” tegas Khofifah, Kamis (29/5/2025).
Baca juga: Gubernur Khofifah Dukung Usulan KH M Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional
Dia juga menyoroti pentingnya dokumentasi yang lengkap dalam proses pengusulan gelar pahlawan. “Arsip-arsip pahlawan itu harus disimpan dengan baik. Banyak yang diusulkan, tapi arsipnya hilang atau tidak ada,” tambahnya.
Kiai Asep menambahkan KH Yusuf Hasyim dikenal sebagai tokoh sentral Nahdlatul Ulama dan militer santri yang berjasa dalam peristiwa 10 November dan menahan upaya penguasaan Madiun oleh kekuatan asing. “Beliau menyelamatkan Madiun dari potensi menjadi negara bagian penjajah,” ungkap KH Asep.
Baca juga: 30 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan Akhir Mei 2025, Ini Nama dan Posisinya
KH Asep juga menyatakan dokumen-dokumen penting mengenai perjalanan hidup KH Yusuf Hasyim telah disiapkan dan diserahkan sebagai bahan pertimbangan tim peneliti gelar daerah serta Sekretariat Negara.
Salah satu arsip itu adalah buku profil Kiai Yusuf Hasyim yang dirangkum dari sumber-sumber primer. Buku ini ditulis Prof Usep Abdul Matin, Yahya Muhammad dan Ahmad Zubair.
(cip)
Lihat Juga :