Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun

Senin, 07 September 2020 - 19:26 WIB
loading...
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakilnya A Riza Patria. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Meski sempat diwarnai interupsi penolakan dan adanya sejumlah fraksi yang walk out, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2019 disahkan, Senin (7/9/2020). Pasalnya, Jumlah fraksi yang bertahan dalam ruang sidang masih melampaui jumlah 50 persen dari keseluruhan fraksi yang ada di DPRD DKI sehingga rapat tetap kuorum.

Adapun fraksi yang memilih bertahan adalah, PDIP, PKS, Gerindra dan Demokrat sehingga Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (Perda APBD) 2019 dinyatakan resmi oleh pimpinan rapat Prasetyo Edi Marsudi.

Mendengar hasil rapat yang tetap disahkan oleh Pimpinan Dewan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun merasa puas. Hal ini ia sampaikan lewat pantun di akhir sidang. (Baca juga: Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir )

"Makan rendang sambil tambah nasi. Makannya berdua sangatlah lahap. Dalam sidang yang banyak intrupsi. Pukulan palu pak ketua sangatlah mantap," demikian bunyi pantun yang disampailkan Anies disambut tepuk tangan peserta rapat.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berjanji bakal bakal melaksanakan semua masukan dari warga Jakarta lewat DPRD DKI Jakarta. Dia berjanji bakal mensejahterakan warga Jakarta lewat berbagai program.

"Agar bisa mencapai hasil yang optimal, bernilai manfaat bagi seluruh kota Jakarta, apa yang disampaikan insya Allah menjadii perhatian khusus, insya Allah akan kami laksanakan demi kesejahteraan kota Jakarta," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Rapat paripurna tentang pengesahan Peraturan Daerah (Perda)pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2019 di gelar di gedung Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (7/9/2020). Sejumlah fraksi menolak P2APBD karena tidak ada transparansi dan tidak adanya aspirasi rakyat yang di akomodir.

Sejumlah fraksi DPRD DKI Jakarta yang menolak yaitufraksi PSI, fraksi Partai Golkar, fraksi NasDem dan fraksi PAN. (Baca juga: Positivity Rate 14%, DKI Catat Penambahan 1.245 Kasus Covid-19 )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved