alexametrics

Ditolak 14 RS Rujukan, Satu Pasien COVID-19 Meninggal

loading...
Ditolak 14 RS Rujukan, Satu Pasien COVID-19 Meninggal
FOTO/SINDOnews/ilustrasi
A+ A-
INDRAMAYU - Seorang pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) COVID -19 yang dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu, Jawa Barat akhirnya meninggal dunia.

Pasien ini sebelumnya tidak dapat dirujuk di rumah sakit rujukan yang ditunjuk oleh pemerintah dengan alasan kondisi ruang isolasi penuh.

Direktur RS Mitra Plumbon Indramayu dokter Dedi Rohendi membenarkan adanya salah satu pasien yang meninggal dunia dengan diagnosa dari dokter spesialis paru –paru yang menyatakan positif COVID-19. (Baca juga: Lagi, 2 Pasien Positif Corona di Jawa Tengah Meninggal)



“Pasien yang merupakan warga Kabupaten Indramayu ini datang ke RS Mitra Plumbon Indramayu ini diantar oleh ojek online dalam kondisi mengalami keluhan panas, batuk berdahak, nyeri seluruh badan, dan sesak napas,” ungkap Dedi, Jumat (27/3/2020).

Pihak rumah sakit kemudian berupaya menghubungi 14 rumah sakit rujukan yang ada di Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah. Namun, ke-14 rumah sakit rujukan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan itu dalam kondisi penuh. “Pasien meninggal dunia saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu,” paparnya.

Meninggalnya mister x yang berstatus sebagai pasien dalam pengawasan COVID-19 ini merupakan kasus yang pertama kali terjadi di Indramayu.
(nbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak