Saksi Kasus Ijazah Palsu Jokowi Persoalkan Peristiwa 26 Maret, Ini Kata Polda Metro

Kamis, 15 Mei 2025 - 20:45 WIB
loading...
Saksi Kasus Ijazah Palsu...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam menjelaskan perihal peristiwa pada 26 Maret 2025 yang dipersoalkan oleh para saksi. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Para saksi dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mempersoalkan tentang peristiwa pada 26 Maret 2025 yang tertuang dalam surat panggilan. Polisi pun membeberkan peristiwa yang terjadi di 26 Maret tersebut.

Peristiwa yang di 26 Maret tersebut sejatinya menerangkan tentang kronologis Presiden RI ke 7 Joko Widodo (Jokowi) saat baru pertama kalinya mengetahui dugaan kasus fitnah atau pencemaran nama baik yang dialaminya itu. Jokowi mengetahui hal itu dari video yang beredar di media sosial.

"Kronologis perkara yang dilaporkan pada 26 Maret 2025, di sekitar Karet Kuningan, Jakarta Selatan, pelapor selaku korban mulai mengetahui adanya video melalui media sosial berisi pernyataan fitnah dan pencemaran nama baik dengan pernyataan ijazah palsu S1 dari sebuah universitas milik pelapor atau korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, Kamis (15/5/2025).

Baca juga: Pengacara Jokowi Jawab Megawati soal Polemik Ijazah Palsu

Menurut Ary, Jokowi lantas meminta ajudan dan pengacaranya untuk mengumpulkan bukti-bukti berkaitan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dialaminya. Adapun dugaan fitnah dan pencemaran nama baik tersebut diduga dinyatakan oleh sejumlah orang.

"Selanjutnya Jokowi selaku pelapor meminta pada ADC atau ajudannya dan kuasa hukum tuk mengumpulkan bukti-bukti dari berbagai media sosial dan mengingatkan pada pihak yang membuat pernyataan dan konten berisi fitnah dan pencemaran nama baik tersebut sebagaimana yang dinyatakan di antaranya oleh pertama RHS, kedua RSN, ketiga TT, keempat ES, dan kelima KTR," tuturnya.

Baca juga: Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah

Akibat konten berisi dugaan fitnah dan pencemaran nama baik tersebut, Jokowi selaku pelapor pun merasa dirugikan. Maka itu, pada 30 April 2025, Jokowi mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke polisi.

“Atas kejadian tersebut, pelapor merasa dirugikan hingga pada tanggal 30 April mendatangi SPKT Polda Metro Jaya tuk dilakukan proses hukum. Setelah menerima laporan ini, Polda Metro Jaya menindaklanjuti, dalam hal ini Tim Penyelidik dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya," katanya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
SIDANG DOKTER TIFA 2...
SIDANG DOKTER TIFA 2 JULI! Siap Hadapi Meja Hijau Terkait Ijazah Palsu
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Kasus Demam Berdarah...
Kasus Demam Berdarah Akan Mencapai Rekor Tertinggi Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved