Kota Bogor Kembali Zona Oranye, Dedie: Warga Tetap Tak Boleh Gegabah

Senin, 07 September 2020 - 12:12 WIB
loading...
Kota Bogor Kembali Zona...
Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Gugus Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Setelah lebih dari sepekan masuk dalam daerah risiko tinggi (zona merah), Kota Bogor akhirnya kembali ke zona oranye (risiko sedang) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Senin (7/9/2020).

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim merujuk pada laporan resmi terupdate dari pemerintah pusat melalui Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional. (Baca juga: Kota Bogor Zona Merah, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Ikut Melonjak)

"Alhamdulillah, meski ada pergerakan ke arah yg lebih baik, kita harus mampu menurunkan terus tingkat risiko secara maksimal," ujar Dedie yang juga Ketua Gugus Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor.

Meski demikian, pihaknya tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yang sedang berlangsung hingga saat ini.

"PSBMK akan diteruskan atau dicabut masih menunggu evaluasi menyeluruh tanggal 10 mendatang. Namun tentu kita tidak boleh gegabah, karena prediksi para ahli epidemiology, puncak pandemi baru akan terjadi tahun 2021," ungkapnya. (Baca juga: 12 Warga Bogor Ditandu dan Bersihkan Makam karena Tak Pakai Masker)

Ia menjelaskan, berubahnya status Kota Bogor dari zona merah ke zona oranye merujuk pada 11 dari 15 indikator epidemiologi kesehatan masyarakat. "Tapi salah satunya Rt atau R0, tingkat kesembuhan, okupansi bed di RS dengan kapasitas terpasang (itu ada semua di Kota Bogor)," katanya.

Sekadar diketahui. R0 merupakan angka reproduksi atau potensi penularan dari penyakit Covid-19. R0 yang terkendali adalah yang mendekati nol. Sedangkan Rt atau R effective adalah angka reproduksi yang terjadi setelah adanya intervensi yang dilakukan pemerintah.

"Dari skor (Rt dan R0) per tanggal 3 Agustus hingga 6 September yang diumumkan (Gugus Tugas Covd-19) nasional per 7 September itulah Kota Bogor masuk zona oranye," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Mayoritas Warga Israel...
Mayoritas Warga Israel Tak Percaya Cara Netanyahu di Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved