Data Murid Terlambat Di-input di Dapodik, SDN 1 Lamoahi Buton Utara Terancam Tak Ikut UN 2025

Kamis, 08 Mei 2025 - 17:31 WIB
loading...
Data Murid Terlambat...
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), terancam tidak bisa menyelenggarakan Ujian Nasional 2025. FOTO/ASDAR ZUULA
A A A
BUTON UTARA - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara , Sulawesi Tenggara (Sultra), terancam tidak bisa menyelenggarakan Ujian Nasional 2025. Penyebabnya, data murid SDN 1 Lamoahi terlambat diinput di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sementara jadwal UN SD akan digelar 19 Mei 2025.

Salah satu sumber di Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Buton Utara (Butur), yang enggan disebutkan namanya mengaku, sudah memanggil pihak sekolah dan telah mendapatkan solusi terkait masalah di SDN 1 Lamoahi.

"Pihak Diknas mengakui adanya keterlambatan peng-input-an, hingga batas waktu yang ditentukan per 31 Agustus 2024, data siswa tersebut belum ter-input di Dapodik, tetapi kami sudah menemukan solusi," ujarnya.



Informasi lain, Diknas Butur bersama pihak sekolah sudah merumuskan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSD) untuk pelaksanaan UN di SDN 1 Lamoahi. Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) terkait penggunanaan BOSD ini sudah siap diajukan kepada Bupati Buton Utara.

Menanggapi keterlambatan input data murid SDN 1 Lamoahi, Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Pemerhati Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara (SMPPK-Sultra), Rian Hidayat, mendesak Bupati Buton Utara, segera memberhentikan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Buton Utara, Kusman Surya, dan Kepala SDN 1 Lamoahi.

"Ini kan satu rangkaian kelalaian dan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara, tidak boleh lepas tanggung jawab atas keterlambatan penginputan data siswa SDN 1 Lamoahi di Dapodik karena ini hal paling prinsip dan konsekuensinya dana BOS tidak cair untuk penyelenggaraan Ujian Nasional," kata Rian Hidayat, Kamis (8/5/2025).

Kata Rian, Kepala SDN 1 Lamoahi, seharusnya tidak lalai karena ini menjadi tanggung jawabnya sebagai pelaksana manajemen penyelenggaraan pendidikan apalagi berkaitan dengan harapan pendidikan jangka panjang.

"Begitu juga pihak Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Buton Utara, seharusnya demi untuk menyelamatkan tunas bangsa, ketika Diknas Kabupaten Buton Utara melihat problem seperti ini sudah seharusnya segera ditindak lanjuti ini kesannya ada pembiaran," katanya.

Baca juga: Siap-siap, Ini Daftar Mata Pelajaran yang Diujikan di TKA Pengganti UN

"Kita sepakat harus ada solusi, apa yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara akan mengajukan Peraturan Bupati sebagai regulasi untuk penggunaan Dana BOS Daerah saya pikir sah-sah saja," imbuhnya.

Tetapi kata Rian, problem ini berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab pihak sekolah dan Diknas Butur yang lalai dalam pengelolaan data siswa, karena akibatnya siswa SDN 1 Lamoahi terancam tidak ikut Ujian Nasional.

Rian menegaskan, dengan upaya Diknas Butur dan pihak SDN 1 Lamoahi untuk mengajukan kebijakan kepada Bupati Buton Utara melalui Peraturan Bupati, agar mengalokasikan BOS Daerah menguatkan dugaan bahwa data siswa memang tidak diinput di Dapodik.

Sementara Kepala SDN 1 Lamoahi, Kasim, S.Pd, membantah tudingan murid di sekolahnya tidak bisa ikut Ujian Nasional hanya karena keterlambatan penginputan data di Dapodik. "Tidak benar tidak bisa ikut ujian nasional, SDN 1 Lamoahi siap ikut Ujian Nasional," kata Kasim dikonfirmasi, Kamis (8/5/2025).

Hanya, Kasim mengakui terjadi keterlambatan penginputan data murid di Dapodik. Namun masalah ini kata Kasim, sudah dicarikan solusi, dan anggaran penyelenggaraan UN 2025 ini akan menggunakan dana BOS Daerah.

"Ada keterlambatan penginputan data (murid di Dapodik), dan pihak Dinkas Butur tidak bisa lepas tangan dengan masalah ini," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Siswa SDN Petojo Selatan...
Siswa SDN Petojo Selatan 01 Antusias Dapat Dukungan Literasi MNC Peduli
Apresiasi Kolaborasi...
Apresiasi Kolaborasi MNC Peduli-SDN Petojo Selatan 01, Kepsek: Bantu Raih Predikat Adiwiyata Mandiri
Kolaborasi XM dan Hoshizora...
Kolaborasi XM dan Hoshizora Foundation Bangun Fasilitas Olahraga di Bantul
Dapat Bantuan dari MNC...
Dapat Bantuan dari MNC Peduli, Ketua Komite SDN Babakan Kencana: Terima Kasih MNC Group
Rayakan HUT ke-80 RI,...
Rayakan HUT ke-80 RI, Kepala Sekolah SDN Menteng 01: Terima Kasih MNC Peduli
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Rekomendasi
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved