57 Jembatan Berkemajuan di Sambas Dibangun Swadaya Tanpa Uang Pemerintah
Selasa, 06 Mei 2025 - 23:06 WIB
loading...
Bupati Sambas Satono meresmikan Jembatan Berkemajuan ke-57 di Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas, Selasa (6/5/2025). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat Sambas secara gotong royong berhasil membangun 57 jembatan swadaya yang diberi nama "Jembatan Berkemajuan". Puluhan jembatan yang dibangun di kabupaten yang terletak di wilayah terluar Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) itu diharapkan meningkatkan ekonomi dan mempermudah jalur transportasi masyarakat.
"Jembatan-jembatan ini hadir tanpa mengandalkan satu rupiah pun dari uang pemerintah. Ini dari para donatur kita yang baik hati," ujar Bupati Sambas Satono saat meresmikan Jembatan Berkemajuan ke-57 di Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas, Selasa (6/5/2025).
Jembatan Berkemajuan ke-57 ini telah lama diidamkan dan dinantikan masyarakat Dusun Lubuk Lagak. "Ini bukan sekadar jembatan biasa, tapi hasil dari penantian panjang selama lebih dari 20 tahun," kata Satono yang didampingi Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Ferry Madagaskar. Hadir pula seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Sambas, Camat Sambas, Kepala Desa se-Kecamatan Sambas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Lubuk Lagak.
Baca Juga: Bertemu Wamenkop Ferry, Bupati Sambas Siap Bentuk Koperasi Desa Merah Putih
Menurut Satono, selain untuk meningkatkan infrastruktur penghubung, Jembatan Berkemajuan juga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi dan mempermudah jalur transportasi masyarakat. Satono sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Dusun Lubuk Lagak yang telah bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan tersebut.
Dengan dibangunnya jembatan ini, kata Satono, sekarang masyarakat sudah bisa melalui jalan tersebut untuk berbagai aktivitas, seperti pergi ke sekolah, mengantar jenazah atau orang sakit dengan kendaraan roda empat (ambulans).
"Ini adalah bukti nyata dari sinergi dan kolaborasi luar biasa masyarakat. Jembatan ini kuat, kokoh, dan tampil dengan warna merah putih yang ngejreng."
"Jembatan-jembatan ini hadir tanpa mengandalkan satu rupiah pun dari uang pemerintah. Ini dari para donatur kita yang baik hati," ujar Bupati Sambas Satono saat meresmikan Jembatan Berkemajuan ke-57 di Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas, Selasa (6/5/2025).
Jembatan Berkemajuan ke-57 ini telah lama diidamkan dan dinantikan masyarakat Dusun Lubuk Lagak. "Ini bukan sekadar jembatan biasa, tapi hasil dari penantian panjang selama lebih dari 20 tahun," kata Satono yang didampingi Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Ferry Madagaskar. Hadir pula seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Sambas, Camat Sambas, Kepala Desa se-Kecamatan Sambas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Lubuk Lagak.
Baca Juga: Bertemu Wamenkop Ferry, Bupati Sambas Siap Bentuk Koperasi Desa Merah Putih
Menurut Satono, selain untuk meningkatkan infrastruktur penghubung, Jembatan Berkemajuan juga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi dan mempermudah jalur transportasi masyarakat. Satono sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Dusun Lubuk Lagak yang telah bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan tersebut.
Dengan dibangunnya jembatan ini, kata Satono, sekarang masyarakat sudah bisa melalui jalan tersebut untuk berbagai aktivitas, seperti pergi ke sekolah, mengantar jenazah atau orang sakit dengan kendaraan roda empat (ambulans).
"Ini adalah bukti nyata dari sinergi dan kolaborasi luar biasa masyarakat. Jembatan ini kuat, kokoh, dan tampil dengan warna merah putih yang ngejreng."
Lihat Juga :