Terapkan Teknologi Biostimulan, Produksi Padi di Karawang Meningkat

Sabtu, 03 Mei 2025 - 13:48 WIB
loading...
Terapkan Teknologi Biostimulan,...
Penerapan teknologi biostimulan dinilai efektif meningkatkan produksi padi di Karawang, Jawa Barat. Foto/istimewa
A A A
KARAWANG - Penerapan teknologi biostimulan dinilai efektif meningkatkan produksi padi . Hal itu dibuktikan dari produksi padi di Karawang yang mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari sebelumnya.

Meningkatnya produksi padi lantaran PMO Mitra Tani Bulog menggandeng Asosiasi Bio-agroinput Indonesia (ABI) bersama PT Artha Prima Humatindo dan PT Prima Agro Tech berkolaborasi dalam perbaikan sistem budidaya.

Melalui kolaborasi ini, diperkenalkan konsep budidaya terjadwal yang mengandalkan pola aplikasi input pertanian secara terjadwal sesuai dengan Standar Operating Procedure (SOP) serta penerapan teknologi biostimulan dan biopestisida.

Baca juga: Presiden Prabowo dan Mentan Amran Pimpin Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi

Pendekatan ini bertujuan untuk mengembalikan kesuburan tanah, meningkatkan efisiensi input pertanian dan secara signifikan mendongkrak produktivitas. Penerapan teknologi ini dilakukan di sawah milik Bulog seluas 8,5 hektare di Desa Kepuh dan Desa Cikalong, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kegiatan ini untuk membuktikan implementasi teknologi budidaya padi dengan SOP mampu meningkatkan produktivitas padi dari 3 ton/hektare GKP menjadi rata-rata 7 ton/ hektare GKP dengan biaya rendah dan penyehatan tanah.

Baca juga: 51 Kolonel Naik Pangkat usai Dapat Promosi Jabatan Akhir April 2025, Berikut Ini Namanya

Acara ini dihadiri oleh pimpinan wilayah Bulog Jawa Barat, pimpinan cabang Bulog Karawang, tim PMO Mitra Tani Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, Guru besar IPB University sebagai ahli tanah, Komandan Distrik Militer (Kodim) Kabupaten Karawang serta undangan lainnya.

Berdasarkan perhitungan BPS, hasil ubinan di tiga titik plot berbeda menunjukan hasil dalam GKP yakni 6.49 ton/hektare, 8.19 ton/hektare dan 7.58 ton/hektar. Hasil tersebut menunjukan kenaikan produksi signifikan dari 3 ton/hektare di rata-rata hasil panen sebelumnya.

Guru Besar Jurusan Ilmu Tanah IPB University Prof Budi Mulyanto mengatakan, peningkatan hasil panen ini diperoleh melalui perbaikan dalam Standar Operating Procedure (SOP) budidaya dari pengolahan tanah hingga panen yang terstruktur dan tercatat secara kuantitatif.

“Varietas Inpari 32 yang digunakan ini memiliki potensi mencapai 10 ton/hektare, dengan perbaikan SOP dan pengembalian kesehatan tanah menjadi kunci untuk peningkatan hasil ini,” ujarnya, Sabtu (3/5/2025).

Teknologi budidaya padi yang disusun menjadi SOP terintegrasi dapat mempermudah petani dalam menjalankan budidaya melalui panduan lengkap mulai dari jadwal tanam, dosis dan volume aplikasi hingga spesifikasi teknis produk seperti pupuk, biostimulan dan pestisida. SOP ini juga menjelaskan secara rinci seperti, waktu yang tepat dilakukan pemupukan, pengendalian hama dan penyakit hingga aplikasi biostimulan sehingga menghasilkan pertanian pintar dan presisi.

Pimpinan Cabang Bulog Karawang Umar Said mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan teknis yang intensif serta pemberian senyawa humat dan biostimulan yang meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Peningkatan produktivitas ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah untuk swasembada pangan dan memenuhi kebutuhan beras nasional.

Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Barat Muhammad Alexander juga menyebutkan bahwa di Perum BULOG Jawa Barat telah mampu menyerap gabah langsung dari petani sebanyak 252.000 ton gabah atau 55.12 % dari target yang ditetapkan kantor pusat.

Salah seorang petani Eman juga mengaku puas dengan hasil panen kali ini. ”Alhamdulillah setelah memakai produk-produk tersebut hasilnya terlihat, saya berharap bisa menggunakan kembali di musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Keberhasilan panen raya di Karawang ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Bulog, pelaku teknologi pertanian dan petani lokal mampu menciptakan lompatan produktivitas yang signifikan. Dengan penerapan pertanian pintar dan presisi berbasis teknologi serta pendampingan intensif, diharapkan model ini dapat direplikasi di wilayah lain untuk memperkuat ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Rekomendasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Berita Terkini
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved