Modus Predator Seksual Jepara Jerat 31 Korban Anak Bawah Umur

Jum'at, 02 Mei 2025 - 14:17 WIB
loading...
Modus Predator Seksual...
Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto memberikan keterangan kepada wartawan soal predator anak di Jepara, Jumat (2/5/2025). FOTO/EKA SETIAWAN
A A A
SEMARANG - Polda Jawa Tengah membeberkan modus S (21), tersangka predator seksual asal Jepara dengan 31 anak-anak menjadi korbannya. Aksinya dimulai sejak November 2023 dengan memasang foto palsu di akun Telegram.

Foto palsu itu adalah foto laki-laki tampan. Menggunakan platfrom Telegram, S menggunakan fitur pencarian teman untuk menjaring calon korban. "Dia (tersangka) pakai foto palsu yang lebih cakep. Menjaring korban anak-anak bawah umur, perempuan," kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto kepada wartawan, Jumat (2/5/2025).

Setelah berhasil menjaring korban di Telegram, tersangka meminta berpindah ke aplikasi WhatsApp. Menggunakan berbagai bujuk rayu, korban akhirnya menuruti tersangka untuk mengirimkan foto maupun video vulgar hingga diminta masturbasi.



Untuk membujuk korban agar mau, tersangka meminta foto-foto itu agar dikirim menggunakan fitur sekali lihat. Namun, itu hanya akal-akalannya, sebab tersangka sudah mempersiapkan aplikasi perekaman agar konten vulgar para korban itu bisa direkam dan disimpan.

Konten-konten yang berhasil disimpan tersangka inilah yang digunakan untuk mengancam para korbannya jika tidak mau mengirimkan foto atau video lainnya sesuai perintah tersangka.

Bahkan, tersangka juga menggunakan beberapa akun WhatsApp palsu untuk berkomunikasi dengan korban. Seolah-olah, itu orang lain yang sudah mendapatkan sebaran konten vulgar korban.

"Korban ketakutan, sehingga mengikuti perintah tersangka. Total sampai saat ini ada 31 anak jadi korbannya, lima orang sampai enam orang diajak bersetubuh," lanjut Kombes Artanto.

Baca juga: Bareskrim Polri Backup Penanganan Kasus Predator Seks di Jepara

Kasus ini terungkap saat salah satu orang tua korban melihat percakapan di ponsel anaknya yang baru saja diperbaiki. Karena curiga, orang tuanya mendampingi melaporkan ke SPKT Polda Jateng.

Saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng telah menahan tersangka di Rutan Polda Jateng. Rumahnya di Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, telah digeledah dengan diikuti penyitaan sejumlah barang bukti.

Salah satu barang buktinya adalah ponsel tersangka. Saat ini, ponselnya sudah dikirimkan ke Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng untuk dibedah filenya ataupun riwayat digital di dalamnya yang beberapa di antaranya sudah dihapus.

Kombes Artanto, menyebut Polda Jateng mengimbau para orangtua untuk memantau aktivitas anaknya, termasuk di ponsel mereka. Jika merasa ada kecurigaan, dipersilakan melapor ke kepolisian terdekat ataupun Polda Jateng.

"Dampak psikologis yang dialami korban sangat buruk, salah satu (korban) ada yang berupaya bunuh diri," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
PGN dan BRIN Dongkrak...
PGN dan BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Padi Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Jateng Sediakan Layanan Angkut Pemudik Bermotor
Lewat Kriya Limbah Kayu,...
Lewat Kriya Limbah Kayu, Sandiaga Bangun Kemandirian Warga Jepara
Presiden Prabowo Sampaikan...
Presiden Prabowo Sampaikan Dukacita atas Bencana di Jepara
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Curat, Curas dan Curanmor, 105 Tersangka Diamankan
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Investasi Ilegal Berkedok Koperasi, Perputaran Dana Tembus Rp4,6 Triliun
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved