Jadi Ketua Pepadi Kabupaten Bandung, Ahmad Najib Qodratullah Siap Perkuat Struktur Organisasi

Selasa, 29 April 2025 - 19:09 WIB
loading...
Jadi Ketua Pepadi Kabupaten...
Ahmad Najib Qodratullah terpilih menjadi Ketua Pepadi Kabupaten Bandung, Jawa Barat dalam Musyawarah Daerah V Pepadi Kabupaten Bandung di Hotel Sultan Raja Soreang, Jawa Barat, Selasa (29/4/2025). FOTO/IST
A A A
BANDUNG - Ahmad Najib Qodratullah resmi terpilih menjadi Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Najib terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah V Pepadi Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Hotel Sultan Raja Soreang, Jawa Barat, Selasa (29/4/2025) dari pukul 10.00-16.00 WIB

Musda ke V Pepadi Kabupaten Bandung mengusung tema 'Sagolek Pangkek Sacangreud Pageuh Ngarawat Ngarumat Ngaruwat Budaya Seni Padalangan'. Musda V Pepadi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Bandung Ali Syakieb beserta jajaran Kepala Dinas terkait.

Musda V Pepadi Kabupaten Bandung turut dihadiri oleh sejumlah dalang terkenal seperti Dadan Sunandar, Deden Kosasih, dan Yogaswara Sunandar dari keluarga Giri Harja. Musda V Pepadi Kabupaten Bandung turut dihadiri juga oleh Perwakilan Pepadi Jawa Barat, sanggar, dan padepokan.

Seusai ditetapkan sebagai Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Bandung memastikan, Najib bakal melakukan konsolidasi dan memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.

"Kami akan melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi. Kami akan memperkuat struktur organisasi PEPADI dari tingkat kabupaten hingga ke kecamatan. Kita akan membangun basis kaderisasi dalang muda melalui program pembinaan rutin, pelatihan intensif, serta revitalisasi sanggar-sanggar seni pedalangan," kata Najib.

Anggota DPR dari dapil Jawa Barat II ini juga bakal melakukan pelestarian dan inovasi seni Padalangan. Dia ingin, agar seni pedalangan tetap relevan dengan perkembangan zaman, termasuk melalui pertunjukan digital, media sosial, dan kolaborasi dengan komunitas budaya lainnya.

"Kita akan melakukan pelestarian dan inovasi seni Padalangan. Selain melestarikan pakem wayang tradisional, kita juga akan mendorong inovasi kreatif agar seni pedalangan tetap relevan dengan perkembangan zaman, termasuk melalui pertunjukan digital, media sosial, dan kolaborasi dengan komunitas budaya lainnya," tutur Najib.

Najib memastikan Pepadi Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinannya juga akan bersinergi dengan pemerintah dan dunia pendidikan. Najib menekankan, akan memperjuangkan agar seni pedalangan lebih banyak hadir di sekolah-sekolah hingga mendapatkan dukungan kebijakan pemerintah daerah.

“Selain itu kita juga akan sinergi dengan pemerintah dan dunia pendidikan. Kami akan memperjuangkan agar seni pedalangan lebih banyak hadir di sekolah-sekolah, masuk dalam kurikulum muatan lokal, dan mendapatkan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah, sekaligus membuka peluang sponsorship," pungkasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Tinjau Program...
Kang Cucun Tinjau Program BSPS di Kabupaten Bandung, Soroti Kendala Lahan BUMN
Irma dan Jejak Pemberdayaan...
Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas melalui PNM Mekaar di Bandung
Sisihkan Penghasilan...
Sisihkan Penghasilan untuk Bantu Rakyat, Ahmad Najib Gelar PANsar Murah di Bandung
Kapolda Jabar Bantu...
Kapolda Jabar Bantu 30 Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bandung
Kemenag Tinjau Lokasi...
Kemenag Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Anjasari Kabupaten Bandung
Transformasi lewat Olahraga,...
Transformasi lewat Olahraga, SnackVideo Tutup Musim Perdana Program Desa Sejahtera
Wisuda ITS ke-133, Dalang...
Wisuda ITS ke-133, Dalang Muda Penerima KIP Kuliah Jadi Wisudawan Terbaik
Kisah Christopher, Dalang...
Kisah Christopher, Dalang Muda ITS Berdarah Tionghoa yang Angkat Isu Inklusi Sosial
Pusat Pemberdayaan Desa...
Pusat Pemberdayaan Desa Universitas YARSI Pengabdian Masyarakat di Bandung
Rekomendasi
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Banjir Tapanuli Utara...
Banjir Tapanuli Utara Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved