Profil Cak Lontong, Pelawak Cerdas yang Diangkat Jadi Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol

Minggu, 27 April 2025 - 07:32 WIB
loading...
Profil Cak Lontong,...
Cak Lontong yang merupakan Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno pada Pilkada Jakarta 2024 resmi diangkat menjadi komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. FOTO/INSTAGRAM CAK LONTONG
A A A
JAKARTA - Profil Cak Lontong dapat diketahui dalam artikel berikut ini. Cak Lontong yang menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno pada Pilkada Jakarta 2024 resmi diangkat menjadi komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Pengangkatan Cak Lontong diketahui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar oleh PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Dalam susunan Dewan Komisaris, Cak Lontong Tak sendirian, ada juga nama Irfan Setiaputra sebagai Komisaris Utama dan Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta di kursi komisaris biasa.

Sementara susunan Direksi Perseroan adalah Winarto sebagai Direktur Utama, dan tiga direktur lain adalah Cahyo Satriyo Prakoso, Daniel Nainggolan, Eddy Prastiyo.

Baca juga: Sutiyoso dan Cak Lontong Diangkat Jadi Komisaris Ancol

Selain mengumumkan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, RUPS juga pelaporan kinerja tahun buku 2024, pembagian dividen.

"RUPS menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp 24 per lembar saham yang totalnya mencapai Rp38,40 miliar atau 21,60% dari laba bersih. Sepanjang 2024, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,266 triliun dengan kontribusi utama dari segmen pariwisata sebesar 75,11%, sedangkan sisanya berasal dari real estate serta perdagangan dan jasa," kata Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko dalam keterangannya, Sabtu (26/4/2025).

Profil Cak Lontong

Cak Lontong merupakan salah satu figur penting dalam dunia komedi Indonesia. Lahir pada 7 Oktober 1970, Cak Lontong mengembangkan kariernya sebagai pelawak, pembawa acara, dan aktor dengan ciri khas tersendiri: humor berlogika absurd yang tetap mengedepankan kesantunan.

Perjalanan kariernya bermula dari panggung ludruk Cap Toegoe di Surabaya. Popularitasnya mulai meningkat usai berpartisipasi dalam program Republik BBM, kemudian berlanjut melalui keterlibatannya di Stand Up Comedy Show dan Indonesia Lawak Klub. Atas prestasinya, pada tahun 2017 ia dianugerahi penghargaan seni budaya dari institusi almamaternya.

Pelawak bernama asli Lies Hartono itu dikenal karena gaya berbahasanya yang terstruktur, penggunaan silogisme, serta kebiasaannya menciptakan peribahasa baru. Ia selalu berusaha menjaga agar materi lawakannya tidak menyinggung pihak mana pun, berpegang pada prinsip bahwa tugas komika adalah menghibur, bukan menyalahkan audiens apabila penampilan tidak berhasil.

Dalam menggali materi, ia lebih memilih mengangkat premis-premis sederhana dari kehidupan sehari-hari, seperti istilah "sabar," "takut," hingga fenomena "gaptek," yang kemudian dikembangkan menjadi naskah humor yang cerdas namun tetap mengundang tawa.



Julukan "Lontong" berasal dari masa kecilnya, karena postur tubuhnya yang tinggi dan kurus menyerupai makanan tersebut, sedangkan "Cak" merupakan sapaan umum untuk pria di wilayah Jawa Timur.

Di luar dunia televisi dan panggung, Cak Lontong juga sempat terlibat dalam industri film melalui keikutsertaannya dalam "Comic 8." Ia mengaku menikmati pengalaman tersebut sebagai bagian dari upayanya memperkaya khazanah film komedi nasional yang saat itu dinilainya masih didominasi genre horor atau erotis.

Dengan komitmen terhadap humor cerdas dan santun, Cak Lontong berhasil membuktikan bahwa komedi dapat menjadi sarana edukatif sekaligus menghibur tanpa harus menimbulkan luka.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved