Peringati Hari Tari Dunia, Solo Menari 2025 Bakal Digelar di Taman Balekambang

Rabu, 23 April 2025 - 09:53 WIB
loading...
Peringati Hari Tari...
Kota Surakarta atau Solo yang dikenal sebagai Kota Budaya, kembali akan menggelar Solo Menari di Taman Balekambang. Foto/istimewa
A A A
SOLO - Kota Surakarta atau Solo yang dikenal sebagai Kota Budaya , kembali akan disemarakkan dengan event tahunan “Solo Menari” yang akan dilakanakan pada 29 April 2025.

Perhelatan seni dan budaya, yang merupakan program one day festival ini merupakan bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), kalender event nasional yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata sekaligus memperingati Hari Tari Sedunia.

Solo Menari 2025 yang akan digelar di Taman Balekambang, mengusung tema "Daun Menari", mengambil simbol daun yang memberi manfaat bagi kehidupan, sekaligus mengajak masyarakat untuk mensyukuri alam dan manfaatnya .

Baca juga: Solo Menari 2024 Diharapkan Jadi Kebangkitan Budaya Indonesia

Selain sebagai perayaan seni tari, Solo Menari juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan citra Kota Solo sebagai kota wisata dan budaya kepada masyarakat nasional dan internasional. Melalui Festival ini semakin menguatkan posisi Kota Solo sebagai Kota Kreatif di bidang Craft dan Folk Art, yang secara resmi diakui oleh UNESCO pada 31 Oktober 2023.

Koordinator festival Solo Menari Heru Mataya menjelaskan, dengan tema Daun Menari ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk mensyukuri apa yang telah diberikan alam, bahwa satu helai daun tumbuhan menghasilkan sekitar 5 mililiter oksigen per jam.

Baca juga: Kontribusi pada Pelestarian Cagar Budaya Kota Solo melalui Kegiatan Pengecatan Pura Mangkunegaran

"Tahun 2025 ini menjadi tahun refleksi, Melalui pertunjukan ini, saya ingin menyampaikan bahwa seperti daun yang jatuh namun tetap memberi makna, manusia pun punya peran penting dalam menjaga keseimbangan alam," ujarnya.

Selain pertunjukan utama, panitia juga merencanakan diskusi seni, workshop tari, dan pameran visual bertema alam yang akan berlangsung selama dua hari sebelum dan sesudah acara utama.

Pertunjukan festival seni ini melibatkan partisipasi beragam masyarakat dan komunitas tari dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Yogyakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Magelang, Karawang, Indramayu, Cirebon, Depok, Jakarta Selatan, dan Biruen (Aceh). Kehadirannya diharapkan tidak hanya menginspirasi secara artistik, tetapi juga menjadi ajakan untuk hidup lebih selaras dengan alam.

Program Solo Menari 2025 akan di buka dengan Jelajah Daun sebuah petualangan botani dalam mengenal potensi tumbuhan dari beberapa perspektif - tari, yoga, kreativitas, kesehatan dan kuliner, memadukan pengetahuan, sains, budaya, dan gaya hidup

Selain pertunjukan utama, ajang solo menari ini juga akan diisi dengan sejumlah kegiatan seperti diskusi seni, workshop tari, dan pameran visual bertema alam yang akan berlangsung selama dua hari sebelum dan sesudah acara utama.
Pelaksanaan Solo Menari tahun ini akan diisi dengan ragam kegiatan mulai dari kegiatan ekonomi kreatif, pameran craft, fashion show dan kuliner. Sedikitnya ada puluhan UMKM yang terakurasi yang berpartisipasi diajang Solo Menari 2025.

“Melalui karya tari yang terinspirasi oleh alam, Solo Menari 2025 diharapkan dapat mendorong sektor ekonomi kreatif dan memperkenalkan potensi pariwisata Solo ke dunia. Acara ini juga menjadi kesempatan untuk merayakan seni tari sambil merawat alam bersama,” pungkasnya.

Berikut agenda Solo Menari 29 April 2025

• Jelajah Daun
06.00 - 09.00 WIB
Taman Balekambang Solo

• Sarasehan Film & Tari dan Pemutaran Film
10.00 - 12.00 WIB
Pendhapi Gede Sala Balaikota Solo

• Pergelaran Tari Massal
16.00 - 17.00 WIB
Koridor Ngarsopuro Solo

• Panggung Solo Menari
pergelaran 60 grup tari Indonesia
Pasar Festival
13.00 - 23.00 WIB
Balaikota Solo
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tari Tradisional hingga...
Tari Tradisional hingga Musik Bambu Meriahkan Weekend at Parapuar di Labuan Bajo
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Polemik Komika Pandji,...
Polemik Komika Pandji, Ongen: Adat Toraja Itu Cinta, Bukan Amarah
Sambut HUT ke- 80, RI,...
Sambut HUT ke- 80, RI, BPD Asephi DKI Hadirkan Pameran JakCraft 2025
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Ruwatan Ekologis dan Doa untuk Sungai Jadi Event Pamungkas
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Tari Jaipong dan Kisah...
Tari Jaipong dan Kisah yang Mengikat, Cerita di Balik Gemulai Indah Tarian
Gelar Anugerah Kebudayaan...
Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025, Fadli Zon: Pengakuan Negara Atas Kerja Budaya
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved