Kisah Kapten Dwi, Nakhoda Kapal 25 Tahun Berlebaran di Laut Akhirnya Salat Id Bareng Keluarga di Darat

Selasa, 01 April 2025 - 19:59 WIB
loading...
Kisah Kapten Dwi, Nakhoda...
Nakhoda KMP Sebuku, Kapten Dwi Irianto selama 25 tahun berlebaran di laut. Foto/SindoNews/ira widyanti
A A A
LAMPUNG - Menakhodai kapal menjadi bagian hidup Dwi Irianto, pria kelahiran Pemalang yang sudah 25 tahun tidak berlebaran dengan keluarganya di Semarang, Jawa Tengah.

Nakhoda KMP Sebuku, Kapten Dwi Irianto mengatakan, dia baru tahun ini menjalankan Salat Idulfitri di darat, tepatnya di Pelabuhan Merak, Banten.

"Saya baru saja bersama kru salat Idul Fitri pada tahun ini salat Idulfitri di darat, dan bersyukur tahun ini saya dapat mengikuti salat Idulfitri di darat," ujar nakhoda KMP Sebuku, Kapten Dwi Irianto, di ruang anjungan KMP Sebuku, Selasa (1/4/2025).

Baca juga: 1,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Sampai Hari Pertama Lebaran

Dwi Irianto mengaku bersyukur bisa bertemu dengan keluarganya yang sengaja datang ke Pelabuhan Merak untuk berlebaran bersamanya. Dwi mengatakan, momen Lebaran setiap tahun yang tidak terlupakan atau tak pernah ketinggalan ketupat, opor ayam hingga nastar.

"Makan ketupat dan opor ayam bareng-bareng, hingga mengobrol dan bersalam-salaman selayaknya kita juga berlebaran di rumah meksipun hanya di kapal," kata Dwi.

Baca juga: 228 Kecelakaan Terjadi saat Lebaran, 22 Orang Tewas, 287 Luka-luka

Makanan opor ayam hingga nastar tersebut menjadi menu wajib dimakan bersama keluarga KMP Sebuku saat momen lebaran tiba. Dwi mengungkapkan, pengabdian sebagai pelaut menurun dari darah sang ayah yang merupakan pelaut yakni seorang prajurit TNI AL Lettu (Purn) Ibnu Abas.

Menurut Dwi, pencapaian tertinggi dari seorang pelaut adalah menjadi nakhoda kapal. Dwi menuturkan, dia bersyukur pada angkutan lebaran 2025 hingga hari H Idulfitri sangat lancar dan tidak ada kemacetan, sehingga pengguna jasa pada momen Idulfitri 2025 ini nyaman sekali saat menyeberang.

"Kami sering melampiaskan kerinduan dengan keluarga yakni biasanya dengan video call mencari sinyal. Tapi kalau masuk kamar pasti kangen anak istri, saya sudah 25 kali tidak berlebaran di rumah sama keluarga," ungkap Kapten Dwi.

Meski jauh dari keluarga, Dwi mengatakan, pelaut harus selalu bersemangat memberi pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.

Saat ditanya perbedaan lebaran tahun ini dengan tahun sebelumnya, suami dari Wahyu Ambar Sari ini mengatakan, tahun ini tak jauh berbeda dengan tahun lalu. Namun penumpang saat ini tidak desak-desakan seperti tahun sebelumnya.

Pria kelahiran Pemalang, 27 Mei 1972 iu mengisahkan, karirnya Nahkodany berawal dari dirinya yang bersekolah di bidang pelayaran di Semarang, Jawa Tengah.

Kemudian Dwi masuk ASDP pada Januari 1999 dan bertugas di Sibolga Nias dengan kapal Ponton Mooale. Kemudian dia berpindah kapal cepat di perusahaan BUMN dengan rute Jakarta-Pontianak. Pernah juga jalur Jakarta-Batam hingga Jakarta-Banjarmasin.

Lalu rute Semarang-Kalimantan, setelah itu pindah ke KMP Jatra 1 dengan rute Pelabuhan Merak-Bakauheni. Selanjutnya sekitar dua tahun kemudian dia pindah ke kapal Bali-Lombok, hingga setelah itu ke Korea.

Lalu ke Kapal Port Link 2 hingga port link 5, kemudian setelah itu 2013 tugasnya sampai 2022, hingga akhirnya dia menjadi nakhoda KMP Sebuku hingga saat ini.

"Saya dinas di KMP Sebuku baru 3 tahun, saya dari dulu berawal bersekolah pelayaran pasti mau bercita-citanya nahkoda di atas kapal," tutup ayah dua anak tersebut.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Pelni Tak Kunjung...
Kapal Pelni Tak Kunjung Beroperasi di Donggala, Legislator Perindo Soroti Dampak Ekonomi
Tol Cipali Lancar pada...
Tol Cipali Lancar pada H+8 Lebaran, Rest Area Mulai Lengang
Arus Balik Lebaran 2026,...
Arus Balik Lebaran 2026, 2.257 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 18.203 Penumpang Tiba di Stasiun Pasar Senen
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, 142.288 Orang dan 37.634 Menyeberang ke Pulau Jawa
Puncak Arus Balik Lebaran,...
Puncak Arus Balik Lebaran, 22 Gardu GT Cikampek Utama Dibuka Layani Kendaraan dari Transjawa
Ribuan Jemaah Mulai...
Ribuan Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Indonesia Butuh Nakhoda,...
Indonesia Butuh Nakhoda, Bukan Penguasa
Rekomendasi
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
ARTJOG 2026 Hadir Lagi!...
ARTJOG 2026 Hadir Lagi! Beli Tiket di BRImo, Langsung Diskon 15 Persen
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved