Sejumlah Pedemo Tolak UU TNI di Malang Hilang Kontak

Senin, 24 Maret 2025 - 06:41 WIB
loading...
Sejumlah Pedemo Tolak...
Suasana di depan Gedung DPRD Kota Malang pasca demontrasi penolakan UU TNI yang berakhir ricuh. Foto/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Sejumlah pedemo tolak Undang-Undang (UU) TNI diamankan aparat keamanan pascademonstrasi berujung pembakaran Gedung DPRD Kota Malang . Total ada enam orang yang diamankan oleh aparat keamanan pascaaksi yang berakhir ricuh pada Minggu (23/3/2025) malam.

Koordinator LBH Pos Malang Daniel Siagian mengungkapkan, pihaknya mendampingi beberapa massa demonstran yang diamankan oleh kepolisian di Mapolresta Malang Kota. Dari keenamnya tiga orang disebut sudah dibebaskan.

Sedangkan tiga orang lainnya masih dimintai keterangan lebih lanjut, atas dugaan pengerusakan fasilitas umum, ujaran kebencian, dan melawan aparat keamanan. "Disangkakan dugaan sementara perusakan fasum, ujaran kebencian, dan melawan aparat," kata Daniel Siagian, saat dikonfirmasi di Polresta Malang Kota, Minggu (23/3/2024) malam.

Baca juga: Demo Tolak UU TNI Rusuh, Massa Bakar Gedung DPRD Malang



Sejauh ini proses penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya mendampingi para demonstran yang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Ini kami masih mendampingi proses BAP di Polresta (Malang Kota)," ujar dia.

Selain enam demonstran yang diamankan, enam orang sementara hilang kontak atau belum diketahui kabarnya pasca demonstrasi berakhir ricuh. Para demonstran ini mayoritas didominasi oleh mahasiswa dan alumni SMA yang masuk datanya ke LBH Pos Malang.

"Untuk yang hilang kontak sementara enam orang sampai malam ini. Yang luka-luka lima orang, mayoritas luka-luka akibat pukulan," ucapnya.

Selain itu, ada sebanyak 7 kendaraan sepeda motor dari demonstran yang terparkir di parkiran kawasan Bundaran Tugu Malang diamankan petugas kepolisian. Sepeda motor itu dibawa ke Mapolresta Malang Kota untuk proses lebih lanjut.

"7 kendaraan sepeda motor yang terparkir, ada Honda beat warna putih, Honda Beat warna abu-abu, Mio putih, hingga Vario putih," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, demonstrasi menolak pengesahan Undang-undang TNI di Kota Malang berakhir rusuh. Massa yang sudah berunjuk rasa pukul 16.00 WIB, mulai memanas menjelang buka puasa.

Puncaknya massa mulai rusuh sekitar pukul 18.15 WIB, dengan melemparkan beberapa benda, petasan, hingga bom molotov ke area dalam gedung. Massa juga membakar dua bangunan di sisi timur yang terpisah dari bangunan utama.

Massa pun dibubarkan paksa oleh kepolisian dan TNI yang berjaga dengan menyemprotkan gas air mata. Massa pun berlarian ke kawasan timur DPRD Kota Malang atau ke arah Jalan Kahuripan dan Jalan Suropati.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Hendak Demo di Bundaran...
Hendak Demo di Bundaran HI, Mahasiswa Diadang Polisi di Depan UOB Plaza
Ada Demo di DPR, Arus...
Ada Demo di DPR, Arus Lalin di Jalan Gatot Subroto Tersendat
Hendak Demo di Patung...
Hendak Demo di Patung Kuda, Ratusan Mahasiswa Diadang Polisi di Semanggi
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved