Mulai Membaik, Ekspor Jabar Alami Kenaikan Usai PSBB

Jum'at, 04 September 2020 - 20:14 WIB
loading...
Mulai Membaik, Ekspor...
Foto ilustrsi
A A A
BANDUNG - Ekspor Jawa Barat pada periode Juli 2020 tercatat mulai mengalami kenaikan, terutama pada komoditi non migas. Naiknya permintaan dari negara lain tersebut mengindikasikan produksi di dalam negeri mulai menggeliat.

Kepala BPS Jabar Dyah Anugrah Kuswardhani mengatakan, nilai ekspor Jawa Barat per Juli 2020 mencapai USD 2,21 miliar, meningkat 12,48 persen dibanding Juni 2020. Walaupun, bila dibandingkan Juli 2019 masih tercatat turun 24,20 persen. (Baca: Pemprov Jabar Godok Strategi Buka Aktivitas Ekonomi, Ini Alasannya)

"Kenaikan ekspor lebih banyak didorong oleh non migas yang mencapai USD2,19 miliar, naik 12,94 persen dibanding Juni 2020. Sedangkan ekspor migas tercatat turun sebesar 22,02 persen, menjadi USD 19,98 juta," kata dia.

Peningkatan nilai ekspor non migas terbesar Juli 2020 terhadap Juni 2020 terjadi pada golongan kendaraan dan bagiannya, sebanyak USD 48,74 juta. Diikuti oleh mesin dan perlengkapan elektrik sebesar USD 44,92 juta, serta barang-barang rajutan sebesar USD 38,77 juta.

Menurut sektor, kata dia, ekspor non migas hasil pertanian pada Juli 2020 naik 46,06 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019. Sementara ekspor hasil industri pengolahan turun 24,68 persen serta ekspor hasil tambang dan lainnya turun 21,84 persen.

Ekspor non migas, kata dia, terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD450,37 juta, disusul Jepang USD 210,03 juta, dan Tiongkok USD 197,46 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 39,26 persen. (Baca: Ekspor RI Terbesar Berasal dari Jawa Barat di Januari 2019)

Secara kumulatif, kata dia, nilai ekspor Jawa Bara t Januari-Juli 2020 mencapai USD 14,65 miliar atau menurun 15,85 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Demikian juga ekspor non migas mencapai USD 14,53 miliar atau menurun 15,93 persen.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved