Banjir Meluas, 7 Kecamatan di Muarojambi Terendam
Sabtu, 15 Maret 2025 - 22:00 WIB
loading...
Debit Sungai Batanghari meluap mengakibatkan banjir di Kabupaten Muarojambi, Jambi kian meluas. Foto/SindoNews
A
A
A
MUAROJAMBI - Debit Sungai Batanghari meluap mengakibatkan banjir di Kabupaten Muarojambi, Jambi kian meluas. Setidaknya, 7 kecamatan di Muarojambi terdampak banjir.
Tidak hanya ratusan rumah warga yang terendam banjir, tapi sejumlah akses jalan kabupaten juga terendam banjir. Bahkan ratusan lahan persawahan warga ikut terendam banjir.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi Jambi Budhi Hartono, 7 kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kumpeh Ilir, Marosebo, Sekernan, Jambi Luar Kota, Taman Rajo, Bahar Selatan dan Kecamatan Mestong.
Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Kota Padangsidimpuan, Satu Orang Tewas
"Saya instruksikan ke pihak kecamatan yang terdampak banjir agar membuat posko bencana banjir," ujarnya, Sabtu (15/3/2025).
Dirinya juga meminta data korban terdampak sehingga nantinya bantuan akan segera disalurkan.
Baca juga: 29 Kombes Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri pada Maret 2025, Ini Nama-namanya
Terpisah, Sekretaris Desa Pulau Kayu Aro Ricky Arista menambahkan banjir di wilayahnya ini akibat meluapnya debit Sungai Batanghari. "Yang terdampak banjir ada sekitar 380 rumah sedangkan lahan pertanian yang terendam banjir sekitar 198 hektare," katanya.
Ricky menilai, curah hujan masih akan tinggi sehingga potensi banjir masih akan terjadi. "Saya berharap warga tidak bermain di pinggiran aliran Sungai Batanghari yang airnya cukup deras," tandas Ricky.
Camat Taman Rajo Rizki Armaidi mengungkapkan, kondisi jalan menuju Desa Dusun Mudo, Sekumbung dan Rukam sudah sekitar sepekan ini terendam banjir. Dia memprediksi, saat ini intensitas air setiap hari semakin meningkat sesuai tinggi air permukaan Sungai Batanghari.
"Untuk kendaraan bermotor dan warga disarankan untuk tidak melintasi karena arus sungai yang cukup deras karena sangat membahayakan bagi masyarakat," tutur Rizki.
Dia menyebut hingga saat ini yang terdampak banjir ada 7 desa. "Kondisinya sudah 80 sampai 90% di Kecamatan Taman Rajo. Itu diantaranya Desa Dusun Mudo, Sekumbung, Manis Mato dan 4 desa lainnya," ucapnya.
Tidak hanya ratusan rumah warga yang terendam banjir, tapi sejumlah akses jalan kabupaten juga terendam banjir. Bahkan ratusan lahan persawahan warga ikut terendam banjir.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi Jambi Budhi Hartono, 7 kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kumpeh Ilir, Marosebo, Sekernan, Jambi Luar Kota, Taman Rajo, Bahar Selatan dan Kecamatan Mestong.
Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Kota Padangsidimpuan, Satu Orang Tewas
"Saya instruksikan ke pihak kecamatan yang terdampak banjir agar membuat posko bencana banjir," ujarnya, Sabtu (15/3/2025).
Dirinya juga meminta data korban terdampak sehingga nantinya bantuan akan segera disalurkan.
Baca juga: 29 Kombes Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri pada Maret 2025, Ini Nama-namanya
Terpisah, Sekretaris Desa Pulau Kayu Aro Ricky Arista menambahkan banjir di wilayahnya ini akibat meluapnya debit Sungai Batanghari. "Yang terdampak banjir ada sekitar 380 rumah sedangkan lahan pertanian yang terendam banjir sekitar 198 hektare," katanya.
Ricky menilai, curah hujan masih akan tinggi sehingga potensi banjir masih akan terjadi. "Saya berharap warga tidak bermain di pinggiran aliran Sungai Batanghari yang airnya cukup deras," tandas Ricky.
Camat Taman Rajo Rizki Armaidi mengungkapkan, kondisi jalan menuju Desa Dusun Mudo, Sekumbung dan Rukam sudah sekitar sepekan ini terendam banjir. Dia memprediksi, saat ini intensitas air setiap hari semakin meningkat sesuai tinggi air permukaan Sungai Batanghari.
"Untuk kendaraan bermotor dan warga disarankan untuk tidak melintasi karena arus sungai yang cukup deras karena sangat membahayakan bagi masyarakat," tutur Rizki.
Dia menyebut hingga saat ini yang terdampak banjir ada 7 desa. "Kondisinya sudah 80 sampai 90% di Kecamatan Taman Rajo. Itu diantaranya Desa Dusun Mudo, Sekumbung, Manis Mato dan 4 desa lainnya," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :