Terjebak Perangkap di Agam, Harimau Sumatera Dievakuasi ke Bukittinggi

Sabtu, 15 Maret 2025 - 16:30 WIB
loading...
Terjebak Perangkap di...
BKSDA Sumbar bersama Tim Patroli Anak Nagari, Polsek Matur dan masyarakat mengevakuasi seekor Harimau Sumatera yang terjebak perangkap di Agam. Foto/BKSDA Sumbar
A A A
AGAM - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Barat) bersama Tim Patroli Anak Nagari, Polsek Matur dan masyarakat mengevakuasi seekor Harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae).

Terjebak Perangkap di Agam, Harimau Sumatera Dievakuasi ke Bukittinggi


Harimau tersebut terjebak masuk perangkat di Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.

Baca juga: Mengerikan, Balita Diserang Harimau Sumatera saat Sedang Tidur

Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto menjelaskan, satwa dilindungi itu masuk ke kandang jebak yang dipasang BKSDA setelah dilakukannya penanganan konflik satwa sejak Senin (10/03/2025).

"BKSDA yang menerima laporan terjadinya serangan terhadap satu ekor ternak kerbau milik warga yang ditemukan dalam kondisi mati dengan luka pada bagian ekor dan dilokasi ditemukan tanda-tanda keberadaan berupa jejak satwa harimau," kata Lugi, Sabtu (15/3/2025).



Mendapat laporan tersebut, tim turun dan melakukan penanganan, selanjutnya berkonsultasi dengan pimpinan dan mengingat kejadian konflik ini telah terjadi beberapa kali maka diputuskan untuk mengevakuasi satwa dengan menggunakan kandang jebak.

"Satwa yang masuk berjenis kelamin betina dengan usia remaja (4-5) tahun dan pada kaki kiri depan terdapat cacat luka," ujarnya.

Baca juga: 3 Perbedaan Harimau Jawa dan Harimau Sumatera yang Sangat Mencolok

Satwa selanjutnya dievakuasi menuju Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) di Bukittinggi untuk dilakukan observasi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Bea Cukai Priok: Ekspor...
Bea Cukai Priok: Ekspor Ilegal 3 Ton Trenggiling Rp183 Miliar Akan Dikirim ke Kamboja
Bea Cukai Priok Gagalkan...
Bea Cukai Priok Gagalkan Ekspor Ilegal 3 Ton Sisik Trenggiling Rp183 Miliar
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Kemenhut Gandeng RS...
Kemenhut Gandeng RS Vantara dari India Cegah Kematian Gajah Sumatera Akibat EEHV
Prabowo Subianto Makan...
Prabowo Subianto Makan Nasi Goreng di Dapur Umum Agam
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Berita Terkini
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved