alexametrics

Masang Jerat Babi di Sawah, Suami Istri Ini Malah Diserang Beruang

loading...
Masang Jerat Babi di Sawah, Suami Istri Ini Malah Diserang Beruang
Pasangan suami istri (pasutri), warga Dusun Petak Bahenda, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng diserang Beruang di areal sawah. iNews TV/Sigit
A+ A-
PALANGKARAYA - Pasangan suami istri (pasutri), warga Dusun Petak Bahenda, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng diserang Beruang di areal sawah.

Akibat serangan beruang ini, Kardi (56) dan Ende (53) mengalami luka cukup parah ditangan dan kaki dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, pada Rabu (26/2/2020) sore.

Peristiwa ini terjadi saat keduanya yang berprofesi sebagai petani pergi ke kebun untuk memasang jerat babi hutan. Namun jeratan tersebut mengenai anak beruang yang berkeliaran di sawah miliknya. Ketika hendak melepaskan jeratannya, ternyata ada induk beruang yang langsung mengejar dan menyerang keduanya.



"Kami berangkat ke kebun dari rumah Rabu sekitar pukul 14.00 WIB dengan maksud mau panen padi sekaligus mengecek jeratan babi hutan yang kerap merusak tanaman padi. Jeratan ini dipasang untuk menangkap babi hutan yang merusak tanaman, tapi malah anak beruang yang terkena jeratan,” kata Kardi saat ditemui di ruang perawatan, Kamis (28/2/2020).

Ia menjelaskan, awalnya ia dan istri hendak melepas jeratan anak beruang tersebut. Namun ketika hendak melepas tiba-tiba dari belakang datang beruang besar langsung menyerang keduanya.

Saat itu kedua pasutri ini sempat melakukan perlawanan dan berusaha menyelamatkan diri namun saking ganasnya serangan dari beruang tersebut akhirnya keduanya mengalami luka yang parah dibagian kaki dan paha.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menolong kedua korban dan membawa ke Puskesmas setempat hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan intensif.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak