alexametrics

Diduga Galian Ilegal, Ekskavator di Sungaipenuh Dipasangi Police Line

loading...
Diduga Galian Ilegal, Ekskavator di Sungaipenuh Dipasangi Police Line
Alat berat ekskavator yang beroperasi galian c tak mengantongi izin di Kilometer 5 Desa Sungai Ning, Kota Sungaipenuh, dipasangi Police Line (Garis Polisi). Foto/Riko Pirmando/Dok
A+ A-
SUNGAIPENUH - Alat berat ekskavator yang beroperasi galian c tak mengantongi izin di Kilometer 5 Desa Sungai Ning, Kota Sungaipenuh, dipasangi Police Line (Garis Polisi).

Menurut informasi di lapangan, alat berat yang diduga melakukan galian c milik Zainal Pak Tiara di beri garis Polisi sekitar pukul 15.30 WIB Rabu (26/2/2020).

"Ada anggota polisi turun satu mobil tadi di lokasi galian c milik Pak Tiara, dan alatnya dikasih garis polisi," kata salah seorang warga setempat.



Sementara menurut sumber, ada salah seorang dibawa ke Polres Kerinci terkait galian c ilegal tersebut. "Iya, kabar pemiliknya (Zainal red) di periksa di Polres Kerinci," ujar sumber.

Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto, SIK dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan dari anggotanya terkait alat berat di police line. "Belum ada laporan, saya cek dulu," kata Heru melalui pesan singkat whatsapp.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak