alexametrics

Di Bawah Ancaman Kapak, Nenek Ini Harus Relakan Emas, Uang, dan Surat Berharga

loading...
Di Bawah Ancaman Kapak, Nenek Ini Harus Relakan Emas, Uang, dan Surat Berharga
Nek Musinem (78), warga Desa Simodong, Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi korban perampokan di kediamannya. Emas, uang puluhan juta rupiah, dan surat berharga ikut digondol. Foto/ilustrasi
A+ A-
BATU BARA - Nek Musinem (78), warga Desa Simodong, Dusun Kampung Jawa, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, hanya bisa pasrah dan menjadi sasaran empuk perampokan oleh orang tak di kenal di kediamannya.

Perampok mengancam Nek Sum dengan menggunakan kampak dan berhasil menggondol emas, serta uang puluhan juta rupiah, termasuk BPKB mobil milik anaknya Wono.

Demikian diungkapkan Wono kepada wartawan usai membuat laporan di Polsek Indrapura, Selasa (25/02/2020) petang.



Disebutkan Wono, Nek Musinem tinggal bersamanya namun saat kejadian, Senin (24/2) tepatnya pukul 11.00 WIB, Wono sedang mengajar di sekolah, yang berjarak 700 meter dari rumahnya.

"Perampok sepertinya sudah sangat mengetahui jam berapa Wono pulang dari sekolah," kata Wono, putra Nek Musinem usai membuat laporan di Polsek Indrapura, Selasa (25/2/2020) petang.

Kepada Wono, Nek Musinem menceritakan perampok yang memakai tutup wajah (sebo) sepertinya sangat faham letak barang berharga milik sang nenek, termasuk uang yang berada di sarung bantalpun disikat habis oleh rampok.

Kapolsek Indrapura AKP Mitha Natasya, melalui Kanit Reskrim Ipda Jimmy R. Sitorus membenarkan kejadian tersebut dan anak korban telah membuat LP di Polsek Indrapura.

"Informasi yang diperoleh, letak rumah sang nenek yang terpencil dan sepi membuat perampok leluasa melakukan aksinya mengobrak-abrik isi lemari di kamar nenek dan anaknya," terangnya.

Ketika ditemui di kediamannya, Nek Musinem menceritakan saat itu dari dapur sang nenek menuju kekamarnya. Sang nenek curiga melihat pintu kamarnya sudah terbuka dan terlihat perampok menggunakan tutup wajah berupa masker sudah memegang tas miliknya sambil mengancam dengan sebuah kampak, ungkap Nek Mus dengan wajah sedih.

Meski seorang diri, Nek Suminem berusaha menghalangi perampok untuk kabur menuju pintu belakang dan menarik tas yang berisikan emas serta uang miliknya. Namun, perampok kembali mengacungkan kampaknya sehingga sang nenek mundur dan ketakutan.

Akibat perampokan disiang bolong tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir berjumlah Rp45 juta rupiah serta BPKB mobil milik anaknya, Wono.

Kepada Wartawan, Wono menjelaskan, personil Polsek Indrapura telah datang ke rumahnya untuk melakukan cek TKP, jelas Wono, mantan ketua PD Pemuda Muhammadiyah Batu Bara.

"Wono berharap kiranya pihak kepolisian dapat secepatnya mengungkap kasus perampokan yang dialaminya. Orang tuanya masih trauma akibat kejadian yang menimpanya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak