alexametrics

Drainase Buruk dan Luapan Sungai Jadi Sebab Meluasnya Banjir Sidoarjo

loading...
Drainase Buruk dan Luapan Sungai Jadi Sebab Meluasnya Banjir Sidoarjo
Bhabinkamtibmas atau petugas Polri yang bertugas di terjun ke desa sampai dengan kelurahan, tampak sigap membantu warga yang kawasannya dilanda banjir. Foto/SINDOnews/Pramono Putra
A+ A-
SIDOARJO - Banjir yang melanda Kabupaten Sidoarjo, semakin meluas. Banjir tak hanya terjadi kawasan Tanggulangin, Sidoarjo kota saja. Banjir juga terjadi di beberapa desa di kawasan Taman dan Waru.

Seperti banjir yang terjadi di Desa Kureksari, Wedoro, Kepuh Kiriman, Desa Tropodo dan perumahan di kawasan Kecamatan Waru. Banjir yang terjadi akibat kurang fungsi drainase dan juga luapan Avour Buntung.

Air yang mengalir menyambung ke sungai, cenderung kembali karena volume air sungai melebihi tangkis atau bibir sungai. "Banjir terjadi sejak kemarin saat turun hujan," kata Anang warga Kureksari, Rabu (26/2/2020).



Sementara tidak hanya di Waru, di wilayah Taman-Sidoarjo Ratusan Warga Perumahan Pejaya Anugerah terpaksa harus mengurangi aktifitasnya karena wilayahnya tergenang air antara 30 hingga 50 centimeter selama lebih dari 3 hari akibat air sungai yang meluap.

Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyaraka) atau petugas Polri yang bertugas di terjun ke desa sampai dengan kelurahan, tampak sigap membantu warga yang kawasannya dilanda banjir. Polri termasuk juga membantu anak-anak yang berangkat sekolah agar baju dan sepatunya tidak basah kena air banjir.

Bahkan, untuk mendekatkan diri dan menenangkan Masyarakat korban Banjir, sejumlah perwira pimpinan Polsek langsung turun ke Masyarakat. Seperti dilakukan Kapolsek Taman, Kompol Himmawan Setiawan yang langsung ikut menggendong anak anak untuk membantu keluar rumah yang tergenang air.

"Itu bagian dari tugas Bhabinkamtibmas yang mengemban tugas, fungsi sebagai pelayan, pengayom serta pengabdian untuk selalu bersinergi dengan masyarakat," tegas Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak