Cuaca Buruk, Evakuasi Jenazah Lilie Wijayanti Pendaki Gunung Cartenz Dihentikan
Minggu, 02 Maret 2025 - 17:59 WIB
loading...
Jenazah pendaki Gunung Cartenz, Lilie Wijayanti dilaporkan belum bisa dievakuasi akibat cuaca buruk, Minggu (2/3/2025) sore waktu setempat. FOTO/TIM SAR TIMIKA
A
A
A
JAKARTA - Satu jenazah pendaki Gunung Cartenz dilaporkan belum bisa dievakuasi akibat cuaca buruk, Minggu (2/3/2025) sore waktu setempat. Saat ini, hanya satu jasad pendaki yang sudah berhasil dievakuasi oleh Helikpoter Komala AS 350 B3.
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna mengatakan, jenazah pendaki Cartenz yang belum berhasil dievakuasi atas nama Lilie Wijayanti Poegiono. Ia berkata, cuaca buruk menjadi penyebab tim SAR memutuskan untuk berhenti melakukan evakuasi terhadap jasad Lilie.
"Hingga pukul 15.00 WIT evakuasi terhadap pendaki yang meninggal dunia atas Nama: Lilie Wijayanti dihentikan sementara. Dikarenakan cuaca yang tidak mendukung," terang Suyatna dalam keterangannya, Minggu (2/3/2025).
Baca juga: Detik-detik Menegangkan Evakuasi Pendaki Tewas di Puncak Cartenz Papua
Dari laporan Suyatna, kondisi di Pegunungan Cartenz tengah hujan disertai angin yang berkecepatan 6-15 knots. Atas dasar itu, Suyatna menyampaikan, proses evakuasi terhadap Lilie akan dilanjutkan pada Senin (3/3/2025).
"Rencana pelaksanaan evakuasi dilanjutkan pada besok hari," terang Suyatna.
Sementara itu, Suyatna menyampaikan, pihaknya telah berhasil mengevakuasi jasad Elsa Laksono, pendaki Gunung Cartenz pada Minggu (2/3/2025) pagi waktu setempat. Elsa dievakuasi ke Timika menggunakan Helikopter Intan Angkasa
"Pada pukul 06.45 Helikopter Intan Angkasa take off dari Timika guna melaksanakan evakuasi korban meninggal dunia dan korban selamat," tutur Suyatna.
Suyatna mengatakan, helikopter tiba di Lembah Kuning pada pukul 07.05 WIT. Helikopter kembali terbang dari Lembang Kuning menuju Timika pada 07.25 WIT.
Baca juga: Fiersa Besari Dalam Satu Rombongan Dua Pendaki Tewas di Puncak Cartenz Papua
"Pada pukul 07.25 Helikopter take off dari lembh kuning ke Timika membawa 1 Jenazah atas nama Elsa dan 3 orang pendaki yang selamat," katanya
"Pada pukul 07.45 Helikopter landing di Bandara Mozes kilangin Timika, selanjutnya Jenazah di evakuasi ke RSUD Timika," pungkas Suyatna.
Diketahui, belasan pendaki terkena cuaca buruk saat mendaki Gunung Cartenz pada Sabtu (2/3/2025) malam hingga Minggu (3/2/2025) dini hari. Alhasil, sejumlah pendaki mengalami gejala hipotermia.
Adapun identitas para pendaki yang menggapau Puncak Cartenz Pyramid itu seperti Fiersa Besari, Indira Alaika, Furki, Elsa Laksono, Lilie Wijayanti Poegiono, Saroni, Ludy Hadiyanto, dua WNA Turki serta satu WNA Rusia.
Sementara guide para pendaki itu berjumlah lima orang seperti Nurhuda, Alvin Perdana, Arlen Kolinug, Jeni Dainga dan Ruslan. Dari kejadian itu, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna mengatakan, jenazah pendaki Cartenz yang belum berhasil dievakuasi atas nama Lilie Wijayanti Poegiono. Ia berkata, cuaca buruk menjadi penyebab tim SAR memutuskan untuk berhenti melakukan evakuasi terhadap jasad Lilie.
"Hingga pukul 15.00 WIT evakuasi terhadap pendaki yang meninggal dunia atas Nama: Lilie Wijayanti dihentikan sementara. Dikarenakan cuaca yang tidak mendukung," terang Suyatna dalam keterangannya, Minggu (2/3/2025).
Baca juga: Detik-detik Menegangkan Evakuasi Pendaki Tewas di Puncak Cartenz Papua
Dari laporan Suyatna, kondisi di Pegunungan Cartenz tengah hujan disertai angin yang berkecepatan 6-15 knots. Atas dasar itu, Suyatna menyampaikan, proses evakuasi terhadap Lilie akan dilanjutkan pada Senin (3/3/2025).
"Rencana pelaksanaan evakuasi dilanjutkan pada besok hari," terang Suyatna.
Sementara itu, Suyatna menyampaikan, pihaknya telah berhasil mengevakuasi jasad Elsa Laksono, pendaki Gunung Cartenz pada Minggu (2/3/2025) pagi waktu setempat. Elsa dievakuasi ke Timika menggunakan Helikopter Intan Angkasa
"Pada pukul 06.45 Helikopter Intan Angkasa take off dari Timika guna melaksanakan evakuasi korban meninggal dunia dan korban selamat," tutur Suyatna.
Suyatna mengatakan, helikopter tiba di Lembah Kuning pada pukul 07.05 WIT. Helikopter kembali terbang dari Lembang Kuning menuju Timika pada 07.25 WIT.
Baca juga: Fiersa Besari Dalam Satu Rombongan Dua Pendaki Tewas di Puncak Cartenz Papua
"Pada pukul 07.25 Helikopter take off dari lembh kuning ke Timika membawa 1 Jenazah atas nama Elsa dan 3 orang pendaki yang selamat," katanya
"Pada pukul 07.45 Helikopter landing di Bandara Mozes kilangin Timika, selanjutnya Jenazah di evakuasi ke RSUD Timika," pungkas Suyatna.
Diketahui, belasan pendaki terkena cuaca buruk saat mendaki Gunung Cartenz pada Sabtu (2/3/2025) malam hingga Minggu (3/2/2025) dini hari. Alhasil, sejumlah pendaki mengalami gejala hipotermia.
Adapun identitas para pendaki yang menggapau Puncak Cartenz Pyramid itu seperti Fiersa Besari, Indira Alaika, Furki, Elsa Laksono, Lilie Wijayanti Poegiono, Saroni, Ludy Hadiyanto, dua WNA Turki serta satu WNA Rusia.
Sementara guide para pendaki itu berjumlah lima orang seperti Nurhuda, Alvin Perdana, Arlen Kolinug, Jeni Dainga dan Ruslan. Dari kejadian itu, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono dilaporkan meninggal dunia.
(abd)
Lihat Juga :