alexametrics

Basarnas Jateng Kirim Ahli Selam Bantu Evakuasi Korban Susur Sungai di Sleman

loading...
Basarnas Jateng Kirim Ahli Selam Bantu Evakuasi Korban Susur Sungai di Sleman
Humas Basarnas Jateng, Zulhawary Agustianto mengatakan langsung membentuk tim setelah berkoordinasi dengan Basarnas DIY. Mereka terdiri 8 personel termasuk ahli selam. Foto/SINDOnews/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Proses pencarian korban susur sungai yang menimpa siswa SMPN 1 Turi Sleman terus dilakukan. Sebanyak 7 pelajar dilaporkan meninggal dunia dan tiga orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Humas Basarnas Jateng, Zulhawary Agustianto mengatakan langsung membentuk tim setelah berkoordinasi dengan Basarnas DIY. Mereka terdiri 8 personel termasuk ahli selam. Tim juga dilengkapi peralatan SAR air. (Baca juga: Sultan HB X Minta Sekolah Bertanggung Jawab Atas Tragedi Siswa SMPN 1 Turi)

"Kita kirim 8 personel ke lokasi untuk membantu pencarian sekaligus evakuasi korban," ujar Zulhawary, Sabtu (22/2/2020).



"Begitu mendapatkan informasi kejadian nahas itu lalu koordinasi dengan Basarnas di sana. Baru kemudian kita kirim personel sekira jam 7 malam (Jumat 21 Februari)," sambungnya.

Menurutnya, petugas yang dikirim akan bertugas hingga proses pencarian selesai. Petugas juga telah memetakan lokasi kejadian termasuk memahami karakteristik arus sungai agar memudahkan pencarian.

"Cuma 1 (personel ahli selam), karena pencarian sifatnya penyisiran, melihat tipikal sungai yang dangkal," terang dia.

Sekadar diketahui, kegiatan susur sungai diikuti 249 pelajar yang terdiri Kelas 7 sebanyak 124 siswa dan Kelas 8 125 siswa. Saat menyusuri sungai, rombongan pelajar ini mendadak diterjang arus air yang sangat deras. (Baca juga: Polisi Akan Periksa Pihak Bertanggung Jawab Kegiatan Susur Sungai SMPN 1 Turi)

Berdasarkan informasi TRC BPBD DIY pukul 04.20 WIB, terdapat 7 korban meninggal dunia. Tiga pelajar belum ditemukan dan 23 pelajar lainnya menderita luka-luka. Sebanyak 21 korban luka menjalani rawat jalan dan dua pelajar dirawat di Puskesmas Turi.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak