alexametrics

Gegana Brimob Polda NTT Evakuasi Bom Seberat 800 Kg di Belu NTT

loading...
Gegana Brimob Polda NTT Evakuasi Bom Seberat 800 Kg di Belu NTT
Tim Gegana Brimob Polda NTT akhirnya berhasil mengevakuasi sebuah bom aktif yang berbobot 800 kg dengan panjang 1,5 m, di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT, Senin (17/2/2020). Foto iNews TV/Stevanus
A+ A-
ATAMBUA - Setelah menunggu lebih dari 24 jam, Tim Gegana Brimob Polda NTT akhirnya berhasil mengevakuasi sebuah bom aktif yang berbobot 800 kg dengan panjang 1,5 m, di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT, Senin (17/2/2020). Bom yang berdaya ledak tinggi tersebut pertama kali ditemukan salah seorang warga di tengah hutan ketika hendak mencari kayu bakar.

Bom aktif dengan berat 800 kg ini dievakuasi dan diamankan di Markas Komando Brimob Subden A Pelopor 2 Atambua. (Baca: Penemuan Bom Aktif di Hutan Belu NTT Gegerkan Warga)

Bom yang me,iliki bobot seberat 800 kg dengan ukuran 1,5 m ini berhasil dievakuasi dan dibawa mengunakan kendaraan truk dan diamankan di Markas Komando Brimob Subden A Pelopor 2 Belu.



Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie mengatakan, Tim Gegana Brimob Polda NTT yang tiba di lokasi siang tadi langung melakukan olah TKP dan mengunci letak pemicu dari bom tersebut. Setelah melakukan penguncian dengan di bantu alat berat bom tersebut dievakuasi dari pemukiman warga ke Markas Komando Brimob Subden A Pelopor 2 Belu.

Herman Bessie juga menambahkan evakuasi dilakukan oleh Tim Gegana Briomob Polda NTT ini agar masyarakat di sekitar lokasi temuan bom tidak merasakan keresahan dan menghindari resiko yang tidak diinginkan.

Perlu diketahui bom yang berhasil dievakuasi ini memiliki bunyi ledakan yang sangat tinggi san mematikan yang mampu membunuh dalam jangkauan radius 30 kilometer.

Untuk menjinakan bom tersebut pihak Gegana masih mencari Lokasi yang tepat dan jauh dari pemukiman warga, agar tidak beresiko bagi warga.

Pihak Gegana juga mengimbau kepada masyarakat jika diantara para warga ini menemukan benda-benda yang mencurigakan agar segera melaporkannya pada aparat terdekat.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak