alexametrics

Bocah Hanyut Saat Mandi di Irigasi Ditemukan Tewas 600 Meter dari Lokasi

loading...
Bocah Hanyut Saat Mandi di Irigasi Ditemukan Tewas 600 Meter dari Lokasi
Kepala BPBD Pemkab Simalungun Edwin T Simanjuntak didampingi Sekretaris Manaor Silalahi dan Camat Dolok Panribuan Septiaman Purba unsur TNI/Polri , melayat ke rumah korban hanyut Andre Situmorang, Sabtu (15/2). Foto/Ist
A+ A-
SIMALUNGUN - Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Simalungun ,Basarnas ,TNI dan Polri ,menemukan jasad bocah Andre Situmorang ,Sabtu (15/2/2020) sekitar pukul 06.10 WIB.

Korban yang hanyut akibat terbawa arus saat mandi di saluran air dekat rumahnya di Desa Palianaopat, Kecamatan Dolok Panribuan,Jumat (14/2) petang kemarin ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar 600 meter dari lokasi korban mandi.

Kepala BPBD Pemkab Simalungun Edwin T Simanjuntak didampingi Sekretaris Manaor Silalahi dan Camat Dolok Panribuan serta tim Basarnas sudah menyerahkan jasad Andre kepada orangtuanya untuk dimakamkan.



"Sudah ditemukan Sabtu (15/2/2020) pagi jam 6.10 WIB, sekitar 600 meter dari lokasi kejadian oleh tim gabungan BPBD Pemkab Simalungun, Basarnas, TNI dan Polri, jenazahnya sudah diserahkan kepada orang tuanya," sebut Edwin.

Terpisah, Camat Dolok Panribuan, Septiaman Purba mengapresiasi kerja keras tim gabungan melakukan pencarian warganya Andre Situmorang yang hanyut kemarin sore.

"Saya atas nama pemerintah Kecamatan Dolok Panribuan menyampaikan terimakasih atas kerja keras BPBD Pemkab Simalungun, Basarnas, TNI dan Polri yang sejak diketahui hanyut melakukan pencarian terhadap Andre yang akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa, Sabtu (15/2/2020) pagi," ujar Septiaman.

(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak