Jurnalis Televisi Korban Speedboat Meledak Belum Ditemukan, Ibu dan Ayah Ikut Pencarian
Selasa, 04 Februari 2025 - 18:22 WIB
loading...
Ayah dan ibu Sahril Helmi, jurnalis Metro TV yang hilang dalam insiden meledaknya speeadboat milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, ikut dalam pencarian, Selasa (4/2/2025). FOTO/ISMAIL SANGAJI
A
A
A
TERNATE - Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap Sahril Helmi, jurnalis Metro TV yang hilang dalam insiden meledaknya speadboat milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Minggu (2/2/2025). Pencarian di hari ketiga, Basarnas Ternate mengerahkan KN SAR 237 Pandudewanata bergerak menuju search area sesuai rencana operasi yang telah dibuat.
Tim menyisir di sekitar lokasi kecelakaan, tepatnya di Perairan Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Ibu dan Ayah korban juga ikut dalam proses pencarian itu.
Pencarian juga terus diperluas hingga menyisir perairan pulau-pulau kecil di Kecamatan Kayo, Kabupaten Halmahera Selatan. Sujono, nahkoda Kapal KN SAR Pandudewanata menjelaskan, pencarian terhadap jurnalis yang hilang terus dilakukan dengan memperluas area pencarian dari titik kejadian.
"Pencarian dengan area sejauh 22 notikal mil di area sekitarnya barat Pulau Gita dan sampai di sebelah timur Pulau Kayoa, dan di sebelah barat laut Pulau Makian," kata Sujono, Selasa (4/2/2025).
Pencarian juga dilakukan oleh masyarakat dan pala nelayan, namun hingga kini masih belum juga adanya tanda-taditemukanya korban tersebut. Dia juga mengatakan pencarian hari ke dua ini kondisi cuaca cerah sehingga proses pencarian berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.
"Cuaca juga membaik daripada kemarin. Untuk pencarian kita selesaikan ini makin kita perluasan mengikuti arah arus kita perluasan lebih kesehatan sampai di barat Pulau Kayoa. Sejauh ini belum ada tanda-tanda ditemukan korban," ucapnya.
Baca juga: Kapal Basarnas Meledak, 3 Orang Tewas, Kontri Stasiun Televisi Hilang
Untuk diketahui, Sahril Helmi, jurnalis Metro TV hilang saat ikut Tim SAR dalam misi pencarian 2 nelayan yang hilang di Perairan Tidore Kepulauan. Speedboat yang ditumpangi Tim SAR dan seorang jurnalis tersebut alami musibah meledak, sebanyak 3 orang meninggal dunia, 7 orang selamat dan alami luka-luka, serta 1 masih dalam pencarian.
Tim menyisir di sekitar lokasi kecelakaan, tepatnya di Perairan Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Ibu dan Ayah korban juga ikut dalam proses pencarian itu.
Pencarian juga terus diperluas hingga menyisir perairan pulau-pulau kecil di Kecamatan Kayo, Kabupaten Halmahera Selatan. Sujono, nahkoda Kapal KN SAR Pandudewanata menjelaskan, pencarian terhadap jurnalis yang hilang terus dilakukan dengan memperluas area pencarian dari titik kejadian.
"Pencarian dengan area sejauh 22 notikal mil di area sekitarnya barat Pulau Gita dan sampai di sebelah timur Pulau Kayoa, dan di sebelah barat laut Pulau Makian," kata Sujono, Selasa (4/2/2025).
Pencarian juga dilakukan oleh masyarakat dan pala nelayan, namun hingga kini masih belum juga adanya tanda-taditemukanya korban tersebut. Dia juga mengatakan pencarian hari ke dua ini kondisi cuaca cerah sehingga proses pencarian berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.
"Cuaca juga membaik daripada kemarin. Untuk pencarian kita selesaikan ini makin kita perluasan mengikuti arah arus kita perluasan lebih kesehatan sampai di barat Pulau Kayoa. Sejauh ini belum ada tanda-tanda ditemukan korban," ucapnya.
Baca juga: Kapal Basarnas Meledak, 3 Orang Tewas, Kontri Stasiun Televisi Hilang
Untuk diketahui, Sahril Helmi, jurnalis Metro TV hilang saat ikut Tim SAR dalam misi pencarian 2 nelayan yang hilang di Perairan Tidore Kepulauan. Speedboat yang ditumpangi Tim SAR dan seorang jurnalis tersebut alami musibah meledak, sebanyak 3 orang meninggal dunia, 7 orang selamat dan alami luka-luka, serta 1 masih dalam pencarian.
(abd)
Lihat Juga :