Sistem Baru Penjualan Gas Elpiji 3 Kg, Warga Bekasi: Normal Lagi Saja, Biar Kita Nggak Ribet Nyarinya!

Selasa, 04 Februari 2025 - 10:59 WIB
loading...
Sistem Baru Penjualan...
Kelangkaan elpiji 3 kg juga terjadi di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Warga pun menyerbu agen elpiji 3 kg dan meminta penjualan seperti semula. Foto/Nur Khabibi
A A A
BEKASI - Kelangkaan elpiji 3 kg juga terjadi di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sejumlah warga pun menyerbu agen elpiji 3 kg yang ada. Salah satunya Pangkalan Alam Hudi Supriono yang berada di Kampung Babelan, RT23/03, Desa Babelan Kota, Babelan.

Pantauan di lokasi hari ini, Selasa (4/2/2025) pada pukul 09.28 WIB, warga membawa tabung melon 3 kg mereka masing-masing ke agen dengan harapan dapat menukar dengan tabung yang ada isinya.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Tewas Kelelahan Antre Gas Elpiji 3 Kg di Pamulang

Salah satu warga Babelan, Hamid mengaku sudah keliling ke empat agen yang ada. Namun, semua agen menyatakan kosong.

"Hampir empat (pangkalan) semua sama jawabannya, kosong, di sini kita nggak dapat informasi buka jam berapa apa emang kosong juga, pemerintah aduh ribet," kata Hamid, Selasa (4/2/2025).



Menurutnya, aturan hanya agen yang bisa menjual gas melon mempersulit masyarakat. Ia pun meminta aturan ini dicabut.

"Setuju normal lagi ke pengecer, jadi kita nggak ribet nyarinya!" pintanya.

Baca juga: Antrean Warga Pembeli Gas 3 Kg di Depok Menggila

Hal yang sama disampaikan emak-emak Babelan, Yuli yang juga mengaku kesulitan mencari tabung gas elpiji 3 kg. Hal ini sudah terjadi selama 3-4 hari.

"Dua agen ditolak, bagaimana ini nasib orang biasa Pak," kata Yuli.

Ia menegaskan, tidak masalah jika terdapat kenaikan harga tabung. Yang penting menurutnya, ia bisa memask untuk kebutuhan keluarganya.

"Nggak papa deh mahal seribu dua ribu," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Diduga Tabung Gas Meledak,...
Diduga Tabung Gas Meledak, Penghuni Rumah di Tambora Dilarikan ke Rumah Sakit
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Bahlil Buka Opsi LPG...
Bahlil Buka Opsi LPG 3 Kg Diganti CNG, Masuk Tahap Uji Coba
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Rekomendasi
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Berita Terkini
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved