Stasiun Karet Bakal Jadi Area Publik, Akan Banyak Jajanan

Kamis, 30 Januari 2025 - 20:33 WIB
loading...
Stasiun Karet Bakal...
Stasiun Karet bakal menjadi area publik setelah diintegrasikan ke Stasiun BNI City. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A A A
JAKARTA - Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengungkapkan Stasiun Karet bakal menjadi area publik setelah diintegrasikan ke Stasiun BNI City . KAI pun akan mempercantik kawasan Karet dengan berbagai stan jajanan.

"Nah, dengan diintegrasikan Karet ke BNI City, nanti di kawasan Karet ini menjadi area untuk publik, termasuk di situ akan dibuatkan tenant-tenant yang bagus, konsepnya sudah ada. Jadi, teman-teman, pelanggan bisa menikmati wilayah Stasiun Karet ini menjadi pedestrian dan area untuk publik untuk tenant, jajanan, dan sebagainya," kata Asdo dalam konferensi pers di Stasiun Juanda, Kamis (30/1/2025).

Asdo menyampaikan bahwa progres saat ini sedang dikerjakannya pembuatan selasar, kanopi yang ada di Stasiun Karet disambung ke Stasiun BNI City. Kemudian di sisi barat Stasiun BNI City telah dibuatkan hall.

Stasiun Karet Bakal Jadi Area Publik, Akan Banyak Jajanan


Baca juga: KAI Commuter Ungkap Alasan Utama di Balik Rencana Penutupan Stasiun Karet



"Jadi pengunjung yang dari pintu Stasiun Karet, bisa langsung masuk ke Stasiun BNI City, tidak perlu jauh-jauh sampai ke timur atau ke tengah, bisa langsung dari barat yang sudah kita bangunkan hall saat ini. Nanti Insya Allah, bulan April sudah selesai semua," sambungnya.

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa kondisi Stasiun Karet saat ini sudah tidak memenuhi syarat untuk naik turun penumpang. Hal itu, kata Asdo membuat penumpang lebih memilih naik dan turun di Stasiun BNI City.

Dia mengatakan integrasi ini sebenarnya sudah diwacanakan sejak 2020, dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Jakarta dan pihak MRT. "Jadi, Stasiun Karet, dari dulu memang enggak ada rencana penutup. Jadi, Stasiun Karet ini diintegrasikan. Ini sebenarnya rencana sudah lama ya, sejak tahun 2020, bekerja sama dengan Pemda DKI, kemudian dengan MRT, untuk pengelolaan kawasan di sekitar Dukuh Atas," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Rekrutmen KAI 2026 untuk...
Rekrutmen KAI 2026 untuk Lulusan SMA Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Lowongan Penjaga Perlintasan...
Lowongan Penjaga Perlintasan KAI 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMA-Usia 45 Tahun Bisa Daftar
Rekomendasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
Nambah Kekuatan, 9 Negara...
Nambah Kekuatan, 9 Negara Bakal Jadi Mitra BRICS di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved