alexametrics

Datangi Kejati Banten, Jaksa Agung Ingatkan Anak Buahnya Jangan Nakal

loading...
Datangi Kejati Banten, Jaksa Agung Ingatkan Anak Buahnya Jangan Nakal
Jaksa Agung ST Burhanuddin mendatangi Kejaksaan Tinggi Banten. Dia meminta kepada anak buahnya di Provinsi Banten agar tidak nakal saat bekerja. Foto/SINDOnews/Rasyid Ridho
A+ A-
SERANG - Jaksa Agung ST Burhanuddin mendatangi Kejaksaan Tinggi Banten. Dia meminta kepada anak buahnya di Provinsi Banten agar tidak nakal saat bekerja.

Burhanudin datang ke Banten mengunjungi tiga lokasi pertama ke Kejati Banten, Kejari Serang dan Kejari Cilegon didampingi Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono, Senin (10/2/2020). (Baca juga: Kejagung Bantah Ada Pemukulan Terhadap Kivlan Zein)

Dalam kunjungannya tersebut, Burhanuddin mengajak anak buahnya agar bekerja sungguh-sungguh dan meminta para jaksa untuk tidak bermain saat menangani perkara.



"Yang pasti, ngajak jaksa jangan melakukan hal hal negatif, perbuatan-perbuatan tercela," kata Burhanuddin kepada wartawan di Kantor Kejati Banten Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kota Serang.

Jaksa Agung meminta kepada para Kejati, Kejari se-Provinsi Banten untuk lebih mengawasi kinerja para jaksa sehingga tidak terjadi lagi ada jaksa yang terjerat kasus hukum saat mengerjakan sebuah perkara. "Saya minta para kejari untuk lebih mengawasi para jaksanya. (Kalau ada) pasti kena sanksinya, dan itu sudah ada aturannya," tegasnya.

Adanya penangkapan jaksa selama ini menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tak terulang lagi. Apalagi, institusi kejasaan sedang serius memebersihkan para jaksa nakal.

Dia pun menyinggung penangangan pidana khusus terutama kasus korupsi di Tanah Jawara agar seimbang antara upaya pencegahan dengan penindakannya. "Sudah sering saya katakan untuk pidana khusus harus balance antara pencegahan dan penindakan," tandasnya.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak