8 Peti Mati di Jakpus, Ingatkan Warga Bahaya COVID-19
Rabu, 02 September 2020 - 08:25 WIB
loading...
Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat memajang replika peti jenazah serentak di delapan kecamatan. SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A
A
A
JAKARTA - Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat memajang replika peti jenazah serentak di delapan kecamatan. Replika peti jenazah ini untuk mengingatkan warga terkait bahaya virus Corona atau COVID-19.
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara menjelaskan, pemasangan replika peti jenazah ini untuk mengingatkan warga agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar. Untuk itu, warga harus selalu menerapkan protokol kesehatan supaya terhindar dari infeksi virus Corona atau COVID-19.
"Pemasangan peti ini sebagai simbol untuk mengingatkan warga tetap waspada. Selalu patuhi protokol kesehatan," ujar Bayu, Rabu (2/9/2020). (Baca juga; Resmikan Tugu Peti Mati, Anies: Ini Peringatan untuk Kita Semua )
Dia menambahkan, replika serupa juga dipasang di seluruh kecamatan di wilayah Jakarta Pusat. Pemasangan peti mati itu sekadar mengingatkan bahaya COVID-19 kepada masyarakat.
"Replika peti jenazah ini bukan untuk menakut-nakuti. Kita harus berhati-hati tingkatkan disiplin protokol kesehatan," jelasnya. (Baca juga; Ingatkan Bahaya Covid-19, Pemkot Jakut Bangun Monumen Peti Mati )
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara menjelaskan, pemasangan replika peti jenazah ini untuk mengingatkan warga agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar. Untuk itu, warga harus selalu menerapkan protokol kesehatan supaya terhindar dari infeksi virus Corona atau COVID-19.
"Pemasangan peti ini sebagai simbol untuk mengingatkan warga tetap waspada. Selalu patuhi protokol kesehatan," ujar Bayu, Rabu (2/9/2020). (Baca juga; Resmikan Tugu Peti Mati, Anies: Ini Peringatan untuk Kita Semua )
Dia menambahkan, replika serupa juga dipasang di seluruh kecamatan di wilayah Jakarta Pusat. Pemasangan peti mati itu sekadar mengingatkan bahaya COVID-19 kepada masyarakat.
"Replika peti jenazah ini bukan untuk menakut-nakuti. Kita harus berhati-hati tingkatkan disiplin protokol kesehatan," jelasnya. (Baca juga; Ingatkan Bahaya Covid-19, Pemkot Jakut Bangun Monumen Peti Mati )
Lihat Juga :