alexametrics

Cuaca Buruk dan Gelombang 4 Meter, Nelayan Indramayu Takut Melaut

loading...
Cuaca Buruk dan Gelombang 4 Meter, Nelayan Indramayu Takut Melaut
Gelombang tinggi dan angin kencang mengakibatkan ratusan nelayan Pantura Indramayu, Jawa Barat terpaksa berhenti melaut. Foto/MNC Media/Toiskandar
A+ A-
INDRAMAYU - Gelombang tinggi dan angin kencang mengakibatkan ratusan nelayan Pantura Indramayu, Jawa Barat terpaksa berhenti melaut. Akibanya, pasokan ikan di sejumlah tempat pelelangan ikan menipis dan berdampak pada naiknya harga ikan di pasaran.

Ratusan kapal dan perahu ini hanya bisa bersandar di Pelabuhan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (26/1/2020). Sejak dua pekan terakhir cuaca di perairan Laut Jawa diwarnai ombak besar setinggi empat meter. Ratusan nelayan tidak berani melaut.

Namun, ada juga nelayan yang nekat melautmelawan ombak besar. Tapi, hasil tangkapan ikan pun tidak maksimal karena di tengah laut nelayan kesulitan menjaring ikan. Sementara, nelayan yang tidak melaut hanya bisa memperbaiki kapal dan jaring mereka yang sudah rusak.



Seorang nelayan, Mas'udi mengaku hanya bisa pasrah dengan cuaca buruk yang melanda di perairan Indramayu ini. "Gelombang sekitar 3-4 meter. Kita khawatir kalau ada musibah lagi. Selama tidak melaut ada yang memperbaiki jaring dan lainnya," ujar Mas'udi.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak