alexametrics

Dipimpin Sandi, Relawan Siaga Beri Bantuan Pengungsi Korban Banjir dan Longsor Lebak

loading...
Dipimpin Sandi, Relawan Siaga Beri Bantuan Pengungsi Korban Banjir dan Longsor Lebak
Sebagai wujud kemanusiaan dan kepedulian terhadap korban, Relawan Siaga yang dipimpin Sandiaga Salahudin Uno selaku penasihat didampingi jajaran pimpinan serta para relawan turun langsung memberikan bantuan kepada para korban. (Ist)
A+ A-
LEBAK - Awal tahun 2020 hampir seluruh wilayah di Indonesia dilanda bencana banjir. Jabodetabek dan Banten menjadi wilayah terparah terkena bencana ini. Sampai saat ini masih ada 500 lebih warga Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten yang masih tinggal di tempat pengungsian.

Sebagai wujud kemanusiaan dan kepedulian terhadap korban, Relawan Siaga yang dipimpin Sandiaga Salahudin Uno selaku penasihat didampingi jajaran pimpinan serta para relawan turun langsung memberikan bantuan kepada para korban.

Bantuan yang diberikan langsung kepada Bapak Nadjamudin, Camat Cipanas, Kabupaten Lebak ini berupa bahan makanan, pakaian, terutama kebutuhan bayi dan perempuan. Termasuk bantuan obat - obatan yang sangat dibutuhkan, air bersih yang sangat sulit didapatkan, serta air dalam kemasan.



"Ini adalah bagian dari pengiriman rutin yang Relawan Siaga sudah lakukan semenjak awal Januari dan kami akan terus melakukan pendistribusian ini," kata Sandi, Sabtu 25 Januari 2020.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu mewujudkan penyaluran bantuan ini.

"Ini adalah bentuk kepeduliaan atas bencana yang menimpa kita, semoga dengan kegiatan ini akan banyak meringankan beban daripada Saudara kita yang sekarang tertimpa musibah," ungkapnya.

Selain memberikan bantuan, Sandi bersama para Relawan Siaga juga mengunjungi langsung posko pengungsian yang masih dihuni oleh lebih dari 500 korban.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak