Cek Puluhan Senpi Polisi, Polres Bogor Amankan 2 Senjata Jenis HS
Senin, 23 Desember 2024 - 11:28 WIB
loading...
Kasi Propam Polres Bogor AKP Ketut Laswarjana mengatakan pihaknya menggelar pengecekan senjata api yang digunakan anggotanya. Foto/SINDOnews/putra ramadhani astyawan
A
A
A
BOGOR - Puluhan senjata api anggota Polres Bogor diperiksa. Hasilnya, terdapat 2 senjata jenis HS yang ditemukan dalam kondisi surat pemegang senjata api yang sudah tidak berlaku atau mati.
"Kita sudah melaksanakan pengecekan, tadi ada dua yang ditemukan PAS-nya (buku pemegang senjata api) itu mati," kata Kasi Propam Polres Bogor AKP Ketut Laswarjana usai pemeriksaan di Mako Polres Bogor, Senin (23/12/2024).
Senjata yang dipegang anggota tersebut diamankan sementara. Anggota yang bersangkutan diminta mengurus administrasi kelengkapan senjata api. "Jadi anggota yang PAS-nya mati tidak boleh memegang senjata," tegasnya.
Baca juga: Punya Senpi Ilegal dan Meski Tak di TKP, Bripka IG Tersangka Pembunuhan Bripda Ignatius
Ketut menjelaskan, pemeriksaan ini sedianya dilakukan secara berkala. Senjata api yang dipegang oleh anggota diperiksa mulai dari kelengkapan administrasi, kebersihan hingga amunisi dan lainnya. "Kita laksanakan pengecekan berkala, rutin, hampir 3 bulan sekali. Kita melihat situasi, termasuk saat pengamanan," jelasnya.
"Kita sudah melaksanakan pengecekan, tadi ada dua yang ditemukan PAS-nya (buku pemegang senjata api) itu mati," kata Kasi Propam Polres Bogor AKP Ketut Laswarjana usai pemeriksaan di Mako Polres Bogor, Senin (23/12/2024).
Senjata yang dipegang anggota tersebut diamankan sementara. Anggota yang bersangkutan diminta mengurus administrasi kelengkapan senjata api. "Jadi anggota yang PAS-nya mati tidak boleh memegang senjata," tegasnya.
Baca juga: Punya Senpi Ilegal dan Meski Tak di TKP, Bripka IG Tersangka Pembunuhan Bripda Ignatius
Ketut menjelaskan, pemeriksaan ini sedianya dilakukan secara berkala. Senjata api yang dipegang oleh anggota diperiksa mulai dari kelengkapan administrasi, kebersihan hingga amunisi dan lainnya. "Kita laksanakan pengecekan berkala, rutin, hampir 3 bulan sekali. Kita melihat situasi, termasuk saat pengamanan," jelasnya.
Lihat Juga :