Tukang Jahit di Bekasi Dianiaya hingga Tewas, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Rabu, 18 Desember 2024 - 15:02 WIB
loading...
Tukang Jahit di Bekasi...
Penjahit berinisial Q (40) ditemukan tewas bersimbah darah di depan toko Pasar Baru Cikarang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/12/2024). Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Penjahit berinisial Q (40) ditemukan tewas bersimbah darah di depan toko Pasar Baru Cikarang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/12/2024). Korban mengalami luka lebam diduga akibat penganiayaan .

Teman korban sesama penjahit mendengar korban Q dikeroyok hingga tewas. "Kejadiannya saya cuma ngedengernya sih korban dikeroyok atau gimana saya nggak tahu pasti," kata Masda (42), penjahit di Pasar Baru Cikarang, Rabu (18/12/2024).

Baca juga: Kronologi Penganiayaan dan Penusukan di Jonggol Bogor

Sebelum ditemukan tewas, pada sore hari korban beraktivitas seperti biasa di Pasar Baru Cikarang. Sepengetahuan dia, korban tidak pernah terlibat masalah.

"Sorenya masih main game, ngobrol-ngobrol sore. Korban juga nggak pernah ada masalah, sering bercanda sama pedagang pasar lain," ujarnya.

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Sutrisno membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan sementara korban tewas karena dikeroyok. Namun, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti.

"Kami masih melakukan lidik pelakunya yang diduga masih orang-orang sekitar situ," katanya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi sempat ada perkelahian sebelum korban ditemukan tewas. Namun, belum diketahui pemicu perkelahian.

"Mereka bilang sempat ribut, gitu aja, nggak tahu masalah ributnya tentang apa, cuma kita ini kan sedang mengejar pelakunya biar mendapatkan keterangan lebih detail," ucapnya.

Polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Berdasarkan informasi diperoleh penyidik, terduga pelaku juga bekerja di Pasar Baru Cikarang.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Rekomendasi
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Berita Terkini
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan Persija Ale
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved