alexametrics

Kronologis Penembakan Komandan OPM Wilayah Mee Pago

loading...
Kronologis Penembakan Komandan OPM Wilayah Mee Pago
Komandan KKB (OPM) Wilayah Mee Pago Kodap 29 berinisial NM ditembak Tim gabungan TNI-Polri di pinggiran Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Nabire. Foto NM semasa hidup/Bidhumas Polda Papua
A+ A-
JAYAPURA - Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Wilayah Mee Pago Kodap 29 berinisial NM ditembak Tim gabungan TNI-Polri dalam sebuah operasi penangkapan yang berlangsung di pinggiran Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua, Senin 20 Januari 2020. Dalam operasi tersebut disita barang bukti antara lain, satu pucuk senjata panjang rakitan, satu handphone, sejumlah amunisi, buku tabungan Bank Papua dua buah, buku catatan dan uang sebesar Rp500 ribu. (Baca: Tim Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM Wilayah Mee Pago)

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM merupakan anggota KKB dengan jabatan sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

"Kronologis operasi penangkapan tersebut yaitu pada Senin 20 Januari 2020 pukul 04.00 WIT, Tim gabungan TNI-Polri dari Nabire bergerak menuju Kampung Nifasi area Pantai Nusi Distrik Makimi, Kabupaten Nabire untuk melaksanakan penangkapan terhadap pelaku KKB yang diduga berada di daerah tersebut," kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (23/1/2020).



Lalu, kata Kabid Humas, pukul 06.00 WIT, tim tiba di pantai Nusi dan langsung melakukan pengecekan di lokasi yang akan dijadikan tempat transaksi jual beli senjata api sesuai hasil Penyelidikan. Pada pukul 08.50 Wit, tim gabungan TNI-Polri Nabire melihat bahwa tersangka bersama dua orang lainnya menggunakan mobil bergerak dari arah Pantai Nusi hendak menuju kearah Kota Nabire.

Kemudian, lanjut Kabid Humas, sekitar pukul 09.00 WIT, tim mengikuti mobil pelaku dan langsung melakukan penangkapan dengan cara penghadangan mobil Pelaku. Tim menggunakan dua unit mobil satu unit mobil melakukan penghadangan dari arah belakang, dan satu unit mobil lainnya melakukan penghadangan dari arah depan mobil tersangka

"Pada saat penangkapan di TKP, tim dari gabungan TNI-Polri Nabire sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun pelaku tidak menghiraukannya dan setelah itu tim melihat dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah bukit, sedangkan satu orang yang hendak melarikan diri ke arah semak-semak berhasil dilumpuhkan oleh Tim gabungan TNI-Polri Nabire dengan luka tembak bagian pinggang. Dari kejadian tersebut pelaku dengan inisial NM meninggal dunia (MD) karena luka tembak," tandas Kabid Humas.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak