Kasus Pasutri Tewas di Cengkareng, Polisi Sebut Suami Bunuh Istri Kemudian Bunuh Diri

Sabtu, 14 Desember 2024 - 07:13 WIB
loading...
Kasus Pasutri Tewas...
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap fakta baru kasus tewasnya pasangan suami istri (pasutri), Sobirin (35) dan Ida Haryati (41) di Cengkareng, Jakarta Barat. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat mengungkap fakta baru kasus tewasnya pasangan suami istri (pasutri), Sobirin (35) dan Ida Haryati (41) di rumah keduanya, kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Polisi menduga bahwa sang suami merupakan pelaku pembunuh istrinya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri.

Baca juga: Pasutri di Cengkareng Tewas, Suami Tergantung di Plafon dan Istri Tergeletak di Lantai

Berdasarkan hasil visum terhadap istri ditemukan luka memar di bibir bagian dalam, lengan kanan, dan kondisi janin perempuan tidak lengkap berusia 38 minggu. Saat ditemukan, mayat Ida Haryati diduga sudah berusia tiga hari.

"Istrinya dibunuh oleh semuanya sendiri dengan dibekap menggunakan bantal yang keudian suaminya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan, Jumat (13/12/2024).



Berbeda dengan Ida, sang suami alias Sobirin tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Polisi hanya menemukan korban mendapati luka lecet yang melingkari leher.

"Pada jasad Sobirin ditemukan luka lecet melingkari leher, yang sesuai dengan posisi tubuh tergantung saat ditemukan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan lain yang ditemukan pada tubuhnya dan kondisi mayat tersebut sudah 2-12 jam sebelum ditemukan," kata dia.

Baca juga: Diseruduk Kijang, Pasutri Tewas dan Anak Balita Kritis

Dugaan Sobirin melakukan pembunuhan terhadap istrinya diperkuat dengan seringnya keduanya terlibat cek-cok. Polisi mengungkap bahwa salah satu tetangga sempat menyaksikan Ida Haryati diancam suaminya.

Sebelumnya, pasangan suami istri (pasutri) berinisial S (35) dan IH (41) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (11/12/2024).

Kapolsek Cengkareng Kompol Abdul Jana menjelaskan, posisi dari kedua jenazah ditemukan di lokasi berbeda. Untuk suami tergantung di kayu plafon, sementara istri di dalam kamar.

“Diketahui korban pria ditemukan meninggal dalam posisi tergantung di kayu plapon, sementara korban perempuan ditemukan sudah meninggal dilantai dalam kamar,” kata Abdul Jana kepada wartawan, Kamis (12/12/2024).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kata Abdul Jana, hubungan keduanya sudah tidak harmonis sejak beberapa waktu lalu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved