alexametrics

Raja Keraton Agung Sejagat dapat Wangsit Pilih Lokasi Keraton di Purworejo

loading...
Raja Keraton Agung Sejagat dapat Wangsit Pilih Lokasi Keraton di Purworejo
Toto Santoso (42), yang menjadi Raja Keraton Agung Sejagat ternyata mendapat wangsit untuk menentukan wilayah keratonnya di Purworejo, Jawa Tengah. Foto Toto dan Fanni/SINDOnews
A+ A-
PURWOREJO - Toto Santoso (42), yang menjadi Raja Keraton Agung Sejagat ternyata mendapat wangsit untuk menentukan wilayah keratonnya di Purworejo, Jawa Tengah. Padahal Pria ini ber-KTP di Ancol, Jakarta Utara dan kost di Yogyakarta. Dengan berbekal petunjuk yang diterima Toto akhirnya dia mendirikan Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang ternyata memiliki ratusan pengikut. (Baca: Berseragam Tahanan, Ratu Sejagat Berurai Air Mata)

"Meski telah mendirikan keraton, namun mereka tak tinggal di istana barunya. Berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi, pemilihan lokasi keraton itu atas wangsit atau petunjuk yang diterima Toto sebagai sang raja. Kosnya di Yogyakarta. Untuk kerajaan atau keratonnya menurut wangsit (berada) di Purworejo," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada awak media, di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Selama menjadi raja, Toto biasa dipanggil Sinuhun dengan gelar Rangkai Mataram Agung. Sedangkan sang permaisuri Fanni, biasa dipanggil Kanjeng Ratu dengan gelar Dyah Gitarja.

"Karena kemarin sulit untuk kita klarifikasi, akhirnya kemarin tim yang dipimpin Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Budi Haryanto melakukan penangkapan di daerah Wates Kulonprogo Yogyakarta," tegasnya.



Keduanya resmi menjadi tersangka pada Selasa 14 Januari, sekra pukul 16.00 WIB. Mereka dijerat Pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan atau 4 tahun.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak