Ungkap Kecurangan Pilkada DKI, Ariza: Politik Uang dan Surat Suara Tercoblos Nomor 3
Kamis, 28 November 2024 - 07:09 WIB
loading...
Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil - Suswono (RIDO), Ahmad Riza Patria mengungkap dugaan kecurangan yang terjadi di Pilkada Jakarta 2024. Foto/SINDOnews/achmad al fiqri
A
A
A
JAKARTA - Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil - Suswono (RIDO), Ahmad Riza Patria mengungkap dugaan kecurangan yang terjadi di Pilkada Jakarta 2024. Ariza mengaku, telah mendapat temuan adanya penyaluran sembako dan politik uang untuk memengaruhi pilihan warga di Pilkada 2024.
"Ternyata dugaan kami betul, di beberapa tempat termasuk di Pulau Seribu kemarin telah ditemukan banyak sekali sembako yang siap edar. Inilah salah satu faktor yang mencederai proses Pilkada Jakarta ternyata masih ada yang menggunakan dengan cara-cara yang curang yaitu money politic dan penyebaran sembako di hari tenang," katanya di Kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024) dini hari.
Bahkan, pihaknya menemukan penyalahgunaan surat suara tidak sah yang telah tercoblos untuk Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.
Baca juga: RK Bakal Evaluasi Koalisi hingga Metode Kampanye Jika Pilkada Jakarta Dua Putaran
"Tadi di Pinang Ranti termasuk ini kalau teman-teman lihat di video, bayangkan ya ini video sangat jelas, suara tidak sah, tapi dicoblos nomor urut? Tiga, berarti ada kecurangan," kata Riza.
"Ternyata dugaan kami betul, di beberapa tempat termasuk di Pulau Seribu kemarin telah ditemukan banyak sekali sembako yang siap edar. Inilah salah satu faktor yang mencederai proses Pilkada Jakarta ternyata masih ada yang menggunakan dengan cara-cara yang curang yaitu money politic dan penyebaran sembako di hari tenang," katanya di Kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024) dini hari.
Bahkan, pihaknya menemukan penyalahgunaan surat suara tidak sah yang telah tercoblos untuk Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.
Baca juga: RK Bakal Evaluasi Koalisi hingga Metode Kampanye Jika Pilkada Jakarta Dua Putaran
"Tadi di Pinang Ranti termasuk ini kalau teman-teman lihat di video, bayangkan ya ini video sangat jelas, suara tidak sah, tapi dicoblos nomor urut? Tiga, berarti ada kecurangan," kata Riza.
Lihat Juga :