alexametrics

Ini Respons Khofifah Atas OTT KPK Terhadap Bupati Sidoarjo

loading...
Ini Respons Khofifah Atas OTT KPK Terhadap Bupati Sidoarjo
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan respons atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah orang di Sidoarjo. SINDOnews/Lukman Hakim
A+ A-
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan respons atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah orang di Sidoarjo. Salah satu dari orang yang diamankan itu adalah Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

Khofifah seusai menggelar rapat koordinasi di ruang VIP Juanda, Sidoarjo menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. "Saya rasa gitu ya," katanya, Rabu (8/1/2020).

Sementara itu, Kamis (9/1/2020) Pemprov Jatim akan menggelar acara 'Implementasi pengadaan barang dan jasa serta sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) 80 Tahun 2019' di Grand City Surabaya. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri pimpinan KPK.



"Bupati wali kota saya mohon hadir, kepala dinas hingga sekda se-Jatim. Harapannya semoga semuanya mendapat penguatan bagaimana menjaga akuntabilitas pemerintahan yang baik. Kira-kira begitu," pungkas Khofifah.

Saiful Ilah merupakan kepala daerah pertama yang terjaring OTT KPK di masa kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Sidoarjo itu juga merupakan kepala daerah ke-14 di Jatim yang terseret kasus di KPK. Mayoritas dari mereka terjerat kasus suap proyek dilingkungan pemerintahan setempat.

Selain Saiful Ilah, dalam OTT tersebut turut diamankan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Arie Suryono, dua ajudan bupati, seorang kontraktor sebuah proyek yang melibatkan Pemkab Sidoarjo dan dua wanita. Saat ini, Saiful Ilah sudah dibawa ke gedung KPK di Jakarta guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak