Isu Pengangguran hingga Tata Kota Dinilai Bisa Jadi Peluang Atang-Annida Kerek Elektabilitas

Selasa, 19 November 2024 - 09:37 WIB
loading...
Isu Pengangguran hingga...
Isu pengangguran, pelayanan dasar, dan penataan kota menjadi peluang bagi kandidat Pilwalkot Bogor 2024, terutama bagi Atang Trisnanto dan Annida Allivia. Foto/Istimewa
A A A
BOGOR - Pengamat Politik dari Universitas Djuanda Gotfridus Goris Seran mengungkapkan bahwa elektabilitas calon wali kota Bogor 2024 dipengaruhi oleh dua faktor utama. Dua faktor tersebut adalah figur calon dan isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Menurut dia, isu pengangguran, pelayanan dasar, dan penataan kota menjadi peluang bagi kandidat Pilwalkot Bogor 2024, terutama bagi Atang Trisnanto dan Annida Allivia. Seran menilai pasangan calon nomor urut 2 lebih responsif dalam merespons masalah-masalah tersebut.

Dia berpendapat, Atang memiliki rekam jejak yang baik dalam dunia pemerintahan. Sedangkan Annida dianggap mampu menarik perhatian pemilih muda, serta mampu membangun daya tarik elektoral yang semakin besar, terutama di kalangan pemilih muda.

Baca juga: Atang-Annida Buka Gerbang Restu Warga Bogor lewat Reformasi Birokrasi

Dengan semakin mendekatnya hari pemungutan suara, kontestasi Pilkada Kota Bogor 2024 diperkirakan akan semakin seru, dengan persaingan ketat antara para kandidat. “Bagi pemilih Kota Bogor, Pilkada 2024 menjadi momen penting dalam memilih pemimpin yang diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada dan membawa perubahan positif bagi kota ini," ujarnya, Selasa (19/11/2024).

Sekadar diketahui, hasil survei Lembaga Survei Poldata Indonesia menunjukkan bahwa pasangan Atang Trisnanto dan Annida Allivia mengalami tren positif. Survei yang dilakukan pada 1-10 November 2024 tersebut mengungkapkan data elektabilitas terkini dari sejumlah pasangan calon Pilkada Kota Bogor.

Hasilnya, pasangan Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin memperoleh elektabilitas tertinggi dengan 33%, disusul oleh pasangan Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa dengan 22%. Atang Trisnanto dan Annida Allivia meraih angka 21%.

Sementara itu, pasangan Raendi Rayendra dan Eka Maulana serta pasangan Rena Da Frina dan Teddy Risandi berada di posisi terbawah dengan elektabilitas masing-masing 7% dan 5%. Peneliti Poldata Indonesia Fajar Arif Budiman mengatakan pasangan Atang dan Annida menunjukkan tren yang positif.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Rekomendasi
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
Berita Terkini
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved